Cara Budidaya Alpukat Agar Cepat Berbuah

Cara Budidaya Alpukat Agar Cepat Berbuah

Diposting pada

Cara Budidaya Alpukat Agar Cepat Berbuah – Para Pembaca yang kami banggakan, Info Tanam kali ini akan menjelaskan tentang cara budidaya alpukat agar dapat berbuah dengan cepat.

Cara Budidaya Alpukat

Alpukat atau Avocad merupakan salah satu jenis buah yang berasal dari Amerika Tengah dan Meksiko. Alpukat berasal dari genus Lauraceae dan Persea, buah alpukat ini mempunyai nama Latin Persea americana. Alpukat mempunyai pohon dengan ketinggian kurang lebih 20 meter, mempunyai daun yang panjang sekitar 12 cm-25 cm.

Buah alpukat jenis Buni dengan biji mulai dari 5 cm hingga 6,4 cm. Tergantung dengan varietas serta permukaan yang tidak rata, kulit buahnya mempunyai warna hijau tua hingga ungu-cokelat. Mempunyai daging yang lembut dengan warna kuning muda di dekat biji dan juga hijau muda di area kulit buah.

Alpukat kaya akan manfaat, seperti mencegah risiko stroke, serta menjaga kesehatan mata, dapat membantu mengobati radang lambung, menurunkan kadar kolesterol dalam tubuh, dan masih banyak lagi. Sebab banyak orang mengkonsumsi alpukat serta menikmati banyak manfaat alpukat, banyak orang juga yang ingin membudiayakan buah jenis ini.

Syarat Tumbuh

Suhu yang optimal dalam pertumbuhan alpukat yaitu antara 12,8 dan 28,3 ° C. Tanaman alpukat ini juga dapat tumbuh di dataran rendah samapai dataran tinggi, tanaman alpukat mentolerir suhu berkisar 15 dan 30 ° C atau lebih. Ukuran suhu utama tanaman alpukat tergantung dari jenis tanamannya, diantaranya yaitu jenis Meksiko mempunyai toleransi hingga -7 ° C, Guatemala -4,5 ° C dan Hindia Barat 2 ° C.

Baca Juga:  Cara Menanam Durian Dengan Baik dan Benar

Keasaman pada tanah yang baik dalam pertumbuhan alpukat yaitu berkisar mulai dari sedikit asam hingga netral (5,6-6,4). Apabila kondisi pH di bawah 5,5, tanaman akan menderita keracunan sebab unsur-unsur Al, Mg dan Fe larut dalam jumlah yang cukup. Sebaliknya, dengan pH di atas 6,5, terdapat beberapa elemen fungsional seperti Fe, Mg, dan Zn berkurang.

Biasanya tanaman alpukat ini bisa tumbuh pada dataran rendah hingga dataran tinggi, yaitu atara 5 – 1500 mdpl. Namun, tanaman ini akan tumbuh subur apabila ditanam pada ketinggian 200-1000 mdpl dengan hasil yang memuaskan.

Persiapan Benih Alpukat

Benih dari pohon alpukat bisa diperoleh dengan tiga cara, yaitu dengan cara mencangkok atau stek, dengan biji, dan bisa juga dengan okulasi atau sambung pucuk.

Persiapan Lahan

Sebelum memasuki proses penanaman tanah yang digunakan dalam penanaman alpukat perlu diolah terlebih dahulu, bersihkan semua gulma atau tanaman pengganggu, pohon bahkan batu yang ada pada lahan perkebunan. Langkah selanjutnya yaitu gemburkan lahan tanam dengan cara membajak atau mencangkul dan meratakan cangkul dua hingga tiga kali.

Persiapan Lubang Tanam

Apabila lahan penanaman sudah siap, selanjutnya buat lubang tanam dengan ukuran lubang tanam berkisar 60 cm x 60 cm dengan kedalaman berkisar 60 hingga 80 cm. Namun, apabila Anda menanam biji alpukat yang dicangkokkan, Anda perlu membuat lubang tanam yang cukup lebar, apabila Anda memulai dari biji, lubang tanam lebih dalam.

Apanbila banyak benih yang perlu untuk ditanam, lubang tanam dibuat dengan jarak yang sama, yaitu berkisar antara 6 m × 6 m. Apabila lubang pada tanam dibuat, isi lubang tanam 2/3 dengan menggunakan pupuk kandang. Diamkan pupuk untuk menembus sepenuhnya ke dalam tanah lalu biarkan lubang tanam selama  3 sampai 4 minggu.

Baca Juga:  Menanam Menggunakan Sistem Aeroponik

Penanaman Bibit

Apabilsa benih dan lubang tanam sudah siap, segera lakukan tanam. Masukkan benih dalam lubang tanam yang telah disiapkan, namun sebelum Anda memasukkannya polybag, buka bibit secara hati-hati. Jangan hancurkan media pembibitan. Jika benih telah ditempatkan di lubang tanam, selanjutnya isi kembali dengan tanah dari lubang bekas galian. Selanjutnya, lakukan penyiraman.

Perwatan Tanaman

  • Lakukan penyiraman secara teratur pada pagi dan sore hari
  • Lakukan penyiangan terhadap gulma dan tanaman liat di area tanaman secara teratur
  • Lakukan pemangkasan pada cabang yang mati, setelah pemangkasan Anda perlu memberi fungisida agar tidak terkena jamur
  • Lakukan pemupukan 4 kali dalam setahun, jumlah pupuk yang digunakan disesuaikan dengan usianya. Dalam Pemupukan Anda bisa menggunakan pupuk pupuk urea, TSP dan KCl.

Cara Budidaya Alpukat Agar Cepat Berbuah

Panen Alpukat

Alpukat sudah mulai berbuah setelah berusia 10-15 tahun apabila ditanam melalui biji. Ketika ditanam dengan sistem vegetatif, mereka sudah dapat berbuah setelah berusia 5 hingga 8 tahun, tergantung dengan perawatan yang diberikan. Biasanya, buah bisa dipanen 6 sampai 7 bulan setelah berbunga.

Nah itulah tadi Cara Budidaya Alpukat Agar Cepat Berbuah dari Info Tanam. Semoga pada penjelasan tadi bisa di pahami, bisa membantu kalian untuk bisa mencari tanaman yang sesuai kebutuhan kalian. Dan jika terdapat kesalahan pada penulisan atau yang lainnya mohon dimaafkan, sekian dan terimakasih.