Cara Budidaya Buah Mangga dari Bijinya

Cara Budidaya Buah Mangga dari Bijinya

Diposting pada

Cara Budidaya Buah Mangga dari Bijinya – Para Pembaca yang kami banggakan, Info Tanam kali ini akan menjelaskan tentang cara budidaya buah mangga dari bijinya.

Budidaya Buah Mangga

Mangga atau nama latinnya angifera indica merupakan tanaman asal India yang dibawa ke dunia oleh para peneliti Eropa pada zaman dahulu. Indonesia merupakan salah satu negara yang kemudian menerima mangga. Mangga termasuk dalam kelompok buah berbiji di kelasnya yang artinya terdapat biji dan daging buah.

Biasanya mangga ditanam sendiri dengan tujuan hanya untuk diambil buahnya saja. Pasalnya, buah dari tanaman mangga ini dapat dikonsumsi untuk berbagai keperluan seperti jus, rujak ataupun segera setelah membersihkan kulit. Berikut ini adalah tata cara menanam mangga dari biji yang baik dan benar.

Syarat Tumbuh

Syarat tumbuh buah mangga adalah sebagi berikut.

1. Iklim

Pohon mangga lebih cocok untuk iklim kering yang ada pada musim kemarau. Mangga membutuhkan iklim kering ini untuk proses pembungaan. Saat pohon mangga ditanam di iklim lembab, bunga yang tumbuh biasanya rontok sehingga sulit berbuah. Bahkan di daerah beriklim lembab, tanaman mangga sering diserang hama dan serangga.

2. Kondisi tanah

Kondisi tanah yang dibutuhkan untuk pertumbuhan pohon mangga adalah tanah gembur dan banyak mengandung humus. Akan lebih baik jika tanah yang digunakan adalah tanah liat.

3. Ketinggian tempat

Pohon mangga lebih cocok untuk pemuliaan tingkat rendah sampai sedang. Untuk batas ketinggian menanam mangga adalah sekitar 500 mdpl (meter di atas permukaan laut). Pertumbuhan optimal dicapai bila ditanam di dataran rendah. Saat ditanam di dataran tinggi, mangga yang dihasilkan umumnya memiliki kualitas yang lebih rendah dibandingkan mangga yang ditanam di dataran rendah.

Baca Juga:  Cara Menanam dan Merawat Red Sumatra Si Ratu Daun

Pemilihan Bibit

Bibit mangga dipilih dari induk yang berkualitas tinggi. Pastikan pohon induk menghasilkan buah mangga berkualitas tinggi. Dagingnya tebal, manis, selalu berbuah dan tidak ada penyakit. Jika Anda menggunakan metode okulasi atau okulasi, Anda perlu melakukan hal yang sama. Pastikan induk pohon berkualitas.

Persiapan Lahan Tanam

Pengolahan media tanam harus disiapkan 2 minggu sebelum bibit dipindahkan ke areal tanam. Hal yang harus dilakukan antara lain:

  1. Membajak tanah sehingga membentuk gumpalan dan gumpalan. Selain itu, membajak tanah untuk menggemburkan tanah di atas tanah yang ditanami.
  2. Setelah dibajak, diamkan tanah selama kurang lebih 1,5 minggu agar tanah yang lembab menjadi lebih kering dan gas beracun di dalam tanah bisa menguap.
  3. Selain itu, lahan subur diatur sedemikian rupa sehingga jarak tanam lebih jarang. Jaraknya lebih rapat di tanah yang tidak subur.

Proses Penanaman

  1. roses penanaman dilakukan dengan melubangi polibag kemudian memasukkan tanaman dan tanah dari polibag ke dalam lubang tanam yang dituju.
  2. Tumpukan mangga memanfaatkan tanah untuk membentuk perbukitan.
  3. Lebih disukai memasang batang kayu penyangga di sekitar batang tanaman sehingga tanaman lebih padat dan tahan angin serta akarnya lebih terintegrasi ke dalam tanah.
  4. Jika perlu, tanam pohon peneduh yang sebelumnya digunakan untuk perlindungan saat menanam tanaman. Yang biasanya melindungi tanaman yang digunakan merupakan pohon asam atau pohon trambesi.

Perawatan dan Pemeliharaan

Perawatan yang di perlukan saat budidaya tanman mangga adalah sebagai berikut.

1. Penyiangan

Penyiangan dilakukan dengan cara menarik gulma atau gulma yang tumbuh disekitar tanaman dan mengganggu pertumbuhan tanaman mangga.

2. Pembumbunan

Pembubuhan dapat dilakukan untuk menimbun tanah longsor hasil penyiraman dan dapat mengendurkan tanah sehingga menjadi subur.

Baca Juga:  Tata Cara Menanam Bayam Dengan Baik dan Benar

3. Pemupukan

Pemupukan juga dapat membantu meningkatkan kesuburan tanaman. Pupuk organik dan anorganik digunakan sebagai pupuk. Selain itu dapat ditambahkan pollen atau maru pollen dan ditambahkan hormone giberelin, sehingga jumlah buah yang dihasilkan lebih banyak.

4. Pemangkasan

Pemangkasan dilakukan untuk membentuk pembatas agar tanaman mangga mendapat sinar matahari yang cukup, sehingga produksi buah mangga jauh lebih baik.

5. Pengendalian Hama dan Penyakit

Pengendalian hama dan penyakit dilakukan dengan penyemprotan pestisida dan insektisida pada tanaman. Perlu dicatat bahwa pestisida dan insektisida hanya disemprotkan ketika hama dan serangga menyerang. Hama umum termasuk codot, wareng, kepik buah, lalat buah, dan tungau.

Cara Budidaya Buah Mangga dari Bijinya

Proses Panen

Pohon mangga yang dicangkok dapat dipanen setelah 4 tahun, sedangkan mangga yang menggunakan biji berumur 5-6 tahun. Untuk panen pertama sekitar 10-15 buah, 10 300-500 buah per pohon bisa dicapai dalam setahun. Panen berlangsung dari September hingga Oktober. Jejak pohon bisa dipanen saat buah jatuh karena sudah masak. Hal ini juga terlihat dari perubahan warna kulit hijau tua.

Jangan menjatuhkan atau merusak buah saat panen. Pilih panen di sore hari dengan pisau tajam. Di ujungnya ada pegangan keranjang. Anda juga bisa mulai memanjat langsung di pohon.

Nah itulah tadi Cara Budidaya Buah Mangga dari Bijinya dari Info Tanam. Semoga pada penjelasan tadi bisa di pahami, bisa membantu kalian untuk bisa mencari tanaman yang sesuai kebutuhan kalian. Dan jika terdapat kesalahan pada penulisan atau yang lainnya mohon dimaafkan, sekian dan terimakasih.