Cara Budidaya Daun Bawang Dengan Baik dan Benar

Cara Budidaya Daun Bawang Dengan Baik dan Benar

Diposting pada

Cara Budidaya Daun Bawang Dengan Baik dan Benar – Para Pembaca yang kami banggakan, Info Tanam kali ini akan menjelaskan tentang cara budidaia daun bawang dengan baik dan benar.

Budidaya Daun Bawang

Daun Bawang merupakan varietas sayuran dari kelompok bawang yang sering digunakan sebagai bahan di berbagai jenis hidangan.

Di Indonesia, daun bawang sendiri sering digunakan dalam berbagai hidangan, conyohnyadalam martabak telur, sup atau bakso, bumbu tabur bubur ayam dan soto dan masih banyak lagi.

Daun Bawang juga sangat kaya akan nutrisi seperti zat besi, kadar serat tinggi, banyak kalium, baik untuk penderita penyakit jantung dan masih banyak lagi.

Syarat Tumbuh

Daun bawang dapat tu,buh pada daerah yang mempunyai suhu atntara 18 sampai 25 derajat celcius serta curah hujan 150 hingga 200 mm/ tahunnya, sehingga daun bawang dapat tumbuh dengan subur.

Ada dua tipe tanah yang cocok untuk budidaya daun bawang yaitu tanah Andosol(bekas tanah vulkanik) dan juga tanah liat berpasir. Untuk keasaman tanahnya daun bawang ini cocok pada tanah yang memiliki keasaman atau pH yaitu 6,5 hingga 7,5.

Daun bawang juga bisa tumbuh pada dataran rendah dan dataran tinggi, tempat yang cocok untuk menanam daun bawang yaitu pada dataran tinggi berkisar 250 hingga 1500 mdpl.

Pemilihan Bibit

Langkah berikutnya untuk budidaya daun bawang yaitu memilih benih. Dalam tahap ini, seringkali pada petani pemula mengalami kesulitan sebab mereka belum mengetahui karakteristik benih yang berkualitas. Masalah ketidaktahuan menyebabkan banyak para petani pemula untuk memilih benih secara sembarangan. Di bawah ini merupakan beberapa karakteristik bibit atau benih berkualitas.

Baca Juga:  Cara Menanam Padi Dengan Baik

Ciri-ciri benih berkualitas

  1. Benih berkualitas mempunyai sifat fisik yang utuh serta tidak terserang oleh hama maupun serangga
  2. Benih berkualitas tinggi tenggelam saat terendam air
  3. Tekstur benih keras dan kuat
  4. Benih sudah memiliki sertifikasi dari instansi pertanian

Proses Penyemaian

Tujuan dari penyemaian yaitu untuk memudahkan calon tanaman daun bawang guna beradaptasi dengan lingkungannya yang baru, agar lebih mudah dalam pengendalian serta memelihara daun bawang, guna memenuhi kebutuhan air dan makanan dan, oleh sebab itu, proses penyemaian yang sangat penting untuk keberhasilan budidaya daun bawang anda sendiri. Berikut adalah langkah-langkahnya.

  1. Siapkan beberapa alat pemotong dan bahan lainnya seperti cangkul, polybag, tanah biasa, tanah humus dan pupuk kandang kering
  2. Setelah semua alat dan bahan telah disiapkan, campur tanah, humus dan pupuk kandang menggunakan cangkul agar merata
  3. Masukkan tanah dalam polybag dan jangan diisi sampai penuh
  4. Ambil benih atau bibit daun bawang lalu taburkan bibit yang sebelumnya diisi dengan media tanam
  5. Tutup dengan karton maupun kertas, lalu periksa setiap hari. Saat tanah kering, sirami
  6. Apabila bibit sudah mulai tumbuh, lalu buka tutupnya dan mulai secara bertahap membawa daun bawang ke matahari
  7. Siram dan pupuk setiap hari ketika kondisinya kurang subur
  8. Diamkan minggu hingga benih bawang siap dipindahkan ke area penanaman

Pengolahan Lahan

  1. Siapkan alat dan bahan terlebih dahulu seperti cangkul, sabit, tanah humus serta pupuk kandang
  2. Apabila semua alat dan bahan sudah disiapkan, lalu bersihkan lahan dengan sabit atau cangkul dari hama
  3. Setelah pekarangan atau tanah bersih, gemburkan tanah hingga kedalaman 40 cm, dalam proses ini anda bisa menambahkan pupuk kandang kering suapaya tanah kaya akan unsur hara sehingga bibit daun bawang bisa tumbuh dengan subur
  4. Langkah berikutnya yaitu membuat bedengan dengan lebar 150 cm sereta tinggi 50 cm dan menyesuaikan panjangnya dengan kondisi lahan. Anda juga perlu membuat drainase di antara bedengan pada jarak 50 cm.
  5. Selanjutnya periksa keasaman tanah (PH). Apanila kondisi pH di bawah 6,5-75, lakukan pengapuran dan tunggu beberapa minggu
  6. Selanjutnya buat lubang untuk menanam benih daun bawang dengan jarak kurang lebih 40 cm di antara lubang.
Baca Juga:  Cara Menanam Daun Seledri Supaya Tumbuh Subur

Proses Penanaman

Pada saat anda menanam daun bawang, ambil bibit daun bawang untuk digunakan sebagai pengganti bibit, lakakukan dengan hati-hati agar akarnya tidak rusak selanjutnya masukkan ke lubang yang sebelumnya sudah anda lalu tutup dengan tanah lagi dan pupuk kandang kemudian siram dengan air.

Perawatan dan Pemeliharaan

  • Lakukanpenyiraman secra teratur pada pagi dan sore hari
  • Lakukan penyulaman agar tanaman dapat tumbuh dengan merata
  • Lakukan penyianga terhadap gulma dan rumput liar sebab mereaka dapat mengambil unsur nutrisi pada tanah

Cara Budidaya Daun Bawang Dengan Baik dan Benar

Panen

Daun bawang sudah siap untuk panen berusia 75 hari. Tah hanya itu, ada beberapa ciri dari daun bawang yang sudah siap panen, yaitu banyak rumpun tanaman, daun hijau tua, struktur daun keras jika ditekan dengan tangan serta batang bagian bawah berwarna kuning.

Panen daun bawang bisa dilakukan dengan cara memotong pangkal batang tua apabila daun bawang muda ada sampai tanaman siap panen.

Nah itulah tadi Cara Budidaya Daun Bawang Dengan Baik dan Benar dari Info Tanam. Semoga pada penjelasan tadi bisa di pahami, bisa membantu kalian untuk bisa mencari tanaman yang sesuai kebutuhan kalian. Dan jika terdapat kesalahan pada penulisan atau yang lainnya mohon dimaafkan, sekian dan terimakasih.