Cara Budidaya Pare di Polybag

Cara Budidaya Pare di Polybag

Diposting pada

Cara Budidaya Pare di Polybag – Para Pembaca yang kami banggakan, Info Tanam kali ini akan menjelaskan tentang cara cara busisaya pare dalam polybag.

Cara Budidaya Pare di Polybag

Cara menanam atau membudidayakan tanaman pare dengan baik, baik yang ditanam di dalam pot maupun di dalam polybag sangatlah mudah. Sebelum kita membahas teknik budidaya pare dengan baik, mari simak dulu penjelasan tentang pare atau paria.

Tanaman pare adalah sayuran yang unik karena rasanya yang agak pahit. Namun bila dimasak dengan cara yang benar, rasa pahit pare justru bisa menambah nafsu makan bagi yang menyukainya.

Jika Anda salah satu yang ingin mengonsumsi pare baik untuk bahan pangan maupun jamu, tidak ada salahnya memperbanyaknya di kebun Anda dengan media pot atau polybag.

Alat dan Bahan

  1. Buah pare yang sudah matang
  2.  Pot atau polybag ukuran sedang
  3. Media tanam (tanah dan kompos)
  4. Bambu
  5. Kawat dan tali

Persiapan Bibit Pare

Bibit pare bisa dibeli di toko pertanian. Jika ingin berhemat, anda bisa membuat bibit sendiri dengan mengambil bijinya dari pare yang sudah masak (berwarna hijau kekuningan dengan biji kemerahan).

Persiapan Media Tanam

Substrat budidaya untuk menanam pare dalam pot / polybag berupa campuran tanah dan kompos dengan perbandingan 3: 1. Tanah dan kompos diaduk rata kemudian masukkan media tanam ke dalam pot / polybag yang sudah disiapkan.

Proses penanaman

  1. Ambil biji pare dari buah pare yang sudah masak dengan cara membelah buah pare. Buah pare yang matang umumnya berwarna hijau kekuningan dengan biji kemerahan.
  2. Siapkan media tanam (seperti yang sudah disebutkan di atas).
  3. Tempatkan media tanam dalam pot atau polybag berukuran sedang yang sudah disiapkan.
  4. Buat lubang sedalam 3 sampai 5 cm pada media tanam yang telah dibuat untuk lubang tanam bibit pare.
  5. Letakkan bibit pare pada lubang tanam dan tutup kembali dengan media tanam. Perlu diperhatikan bahwa media tanam yang digunakan tidak harus dipadatkan.
Baca Juga:  Cara Membudidaya Tanaman Bangle Dengan Mudah

Perawatan dan Pemeliharaan

Dalam menanam pare dengan media pot atau polibag juga perlu dilakukan perawatan agar tanaman pare dapat tumbuh dengan optimal.

  1. Sirami tanaman pare secukupnya
  2. Letakkan pot / polybag di tempat yang tidak terlalu panas tapi masih bisa terkena sinar matahari.
  3. Biarkan tanaman pare selama seminggu tanpa disiram.
  4. Lakukan penyiraman kembali secukupnya setelah seminggu tanam. Hati-hati saat menyiram, pastikan penyiraman tidak merusak batang tanaman yang sangat empuk.
  5. Setelah pare tumbuh sekitar 6 inci, sirami setiap hari. Tanaman pare termasuk tanaman yang suka air. Karena itu, pastikan media tanam selalu lembab.
  6. Bila tinggi batang sudah mencapai 25 cm, siapkan sandaran yang terbuat dari kayu, kawat dan tali. Penopang ini berfungsi sebagai penunjang dan tempat perbanyakan tanaman pare.
  7.  Tanaman pare mulai berbunga saat ditanam sekitar 3 bulan setelah tanam. Dan dalam waktu sekitar 1-2 minggu setelah berbunga, tanaman pare langsung berbuah.

Saat tanaman berbuah, tanaman pare lebih rentan terserang penyakit dan hama. Hama yang biasanya menyerang adalah ulat, kumbang, kepik, lembing, lalat buah dan siput yang dapat menyebabkan penyakit seperti jamur, antaktosis, layu daun dan layu batang. Dalam situasi seperti itu, Anda harus menggunakan pestisida untuk membasmi hama tersebut. Pastikan untuk menggunakan pestisida organik agar tanaman pare tidak terkontaminasi oleh bahan kimia berbahaya yang biasanya tercampur dengan pestisida buatan.

Panen Pare

Sebaiknya panen buah pare yang belum terlalu matang dan berwarna hijau. Karena untuk makanan yang bisa dimakan, kulit yang paling disukai adalah kulit setengah matang karena teksturnya yang lebih renyah.
Proses pemanenan masih bisa dilakukan hingga 3 bulan setelah masa panen pertama.

Mulai umur 3 bulan setelah tanam, tanaman para mulai berbuah. Tanaman pengganti berbuah 1-2 minggu setelah berbunga.

Baca Juga:  Cara Budidaya Jeruk Lemon Agar Cepat Berbuah

Buah pare harus dipanen sebelum buahnya terlalu matang dan masih berwarna hijau. Panen ini bisa memakan waktu hingga 3 bulan setelah panen parsial pertama.

Nah itulah tadi Cara Budidaya Pare di Polybag dari Info Tanam. Semoga pada penjelasan tadi bisa di pahami, bisa membantu kalian untuk bisa mencari tanaman yang sesuai kebutuhan kalian. Dan jika terdapat kesalahan pada penulisan atau yang lainnya mohon dimaafkan, sekian dan terimakasih.