Cara Budidaya Terong Ungu Supaya Memiliki Buah Lebat

Cara Budidaya Terong Ungu Supaya Memiliki Buah Lebat

Diposting pada

Cara Budidaya Terong Ungu Supaya Memiliki Buah Lebat – Para Pembaca yang kami banggakan, Info Tanam kali ini akan menjelaskan tentang cara budidaya terong ungu Supaya Memiliki Bauah Yang lebat.

Cara Budidaya Terong Ungu

Terong merupakan sayuran yang mudah tumbuh. Terong bisa ditanam di bedengan, tegalan, sawah, pekarangan rumah, polybag, dan banyak lagi lainnya. Oleh karena itu, Anda bisa mengolahnya sesuai dengan lahan yang Anda miliki.

Syarat Tumbuh

Sebelum Anda memilih terong ungu, Anda harus mengetahui dulu kondisi pertumbuhan tanaman ini. Dalam aspek ini juga dapat membantu Anda menemukan cara alternatif yang tepat untuk tanaman terong ungu potensial Anda. Berikut syarat untuk mengembangkan terong ungu.

  1. Cuaca tropis dengan udara panas
  2. Jenis lempung berpasir dengan unsur organik yang kaya
  3. Tanah gembur dan sistem drainase yang baik sehingga tidak menggenang
  4. PH level 6.8 hingga 7.3
  5. Tempat berkembang di dataran rendah hingga dataran tinggi mencapai ketinggian sekitar 1200 mdpl (meter diatas permukaan laut)
  6. Suhunya berkisar antara 22 hingga 30 derajat Celcius
  7. Tempat terbuka di mana banyak sinar matahari bersinar

Pemilihan Bibit Unggul Terong Ungu

Langkah pertama cara menanam terong ungu adalah dengan memilih bibit unggul dari terong ungu. Anda bisa mendapatkan bibit unggul dengan membelinya di toko bibit terdekat atau dari petani setempat. Bibitterong yang dijual biasanya berupa biji atau bijinya. Beberapa cara untuk menentukan kualitas benih terong ungu adalah dengan memperhatikan beberapa hal berikut ini.

  1. Kondisi benih bersih dan mengkilat
  2. Benih telah mengalami proses peristirahatan yang cukup
  3. Kandungan air yang terkandung di dalam bijinya benar-benar mencukupi
  4. Ukuran, bentuk dan warna bibit seragam dan tidak bervariasi
  5. Benih tidak tercemar dan tidak tercampur dengan benih kualitas rendah (benih cacat, kosong atau tanaman lain).
  6. Memiliki kekuatan perkecambahan atau daya tumbuh cepat, sekitar 80%
Baca Juga:  Mengenal Akuaponik Dan Cara Membudidaya Tanaman Akuaponik

Jika ciri-ciri benih di atas sudah terpenuhi maka langkah selanjutnya adalah menyiapkan media tanam yang tepat untuk tanam atau penaburan terong ungu.

Persiapan Media Tanam

Menyiapkan media tanam yang tepat merupakan salah satu langkah dalam menanam terong ungu dan memegang peranan penting. Media tanam yang salah bisa menyebabkan tanaman berhenti tumbuh. Oleh karena itu persiapkan media tanam yang tepat seperti berikut ini.

  1. Tanah gembur dan kaya bahan organik
  2. Sekam padi
  3. Pot atau polybag yang berukuran sedang atau besar dan berlubang di bagian bawah
  4. Cetok
  5. Air secukupnya untuk menyiram benih

Sedikit informasi tentang pemilihan pot atau polybag. Disarankan menggunakan pot atau polybag berukuran besar agar proses penyemaian bisa terjadi dalam wadah yang sama. Ini menjadi alternatif bagi Anda yang tidak memiliki lahan luas untuk menanam bibit terong ungu.

Penyemaian Benih Terong

Sebelum terong ditanam di lapangan, benih terong harus disemai terlebih dahulu. Pembenihan bisa dilakukan dengan cara menabur benih terong ke bedengan persemaian. Bisa juga ditaburi polybag atau dengan nampan benih.
Rendam benih terlebih dahulu sebelum disemai dengan air hangat selama ± 5-6 jam. Kemudian bijinya dikeringkan dan disemai.

Untuk menghindari sengatan matahari atau air hujan secara langsung, buatlah penutup yang bisa dibuka-tutup di atas persemaian.

Persiapan Lahan Tanam

  1. Bersihkan lahan dari tanaman gulma kemudian bajak lahan tersebut agar tanah menjadi gembur.
  2. Buat bedengan di atas tanah dengan lebar 90-100 cm, tinggi 20-25 cm dan jarak antar bedengan 40 cm. Panjang bedengan disesuaikan dengan kondisi lahan.
  3. Untuk menjaga pH tanah, taburkan pupuk dolomit pada bedengan dengan dosis 1-2 ton / jam. Kemudian biarkan selama 10 hari.
  4. Kemudian taburkan kompos atau pupuk kandang di atas bedengan dengan dosis 15 ton / jam. Anda juga bisa menambahkan NPK atau pupuk campuran berupa TSP, KCL dan ZA dengan perbandingan 2: 1: 1 dengan dosis 0,5 ons per tanaman.
  5. Setelah menggunakan pupuk dasar, selanjutnya oleskan mulsa plastik hitam perak. Oleskan mulsa dengan perak di atasnya.
  6. Buat lubang tanam dengan sekaleng susu panas. Buat lubang tanam dengan jarak 70 x 60 cm jika menanam di musim kemarau dan 80 x 60 cm jika menanam di musim hujan.
Baca Juga:  Cara Membuat Baglog Jamur Tiram

Proses Penamanan

  1. Bibit terong bisa ditanam 25-30 hari setelah tanam.
  2. Tanam pada sore hari agar benih tidak terkena sinar matahari.
  3. Pilih bibit terong yang sehat dan bagus dengan batang kuat dan daun hijau segar.
  4. Sebelum bibit ditanam buat kepala polybag plastik agar bagian bawah polybag cukup kokoh agar bagian bawah tidak rusak saat polybag dibuka.
  5. Buka polybag plastik secara perlahan dan tanam benih pada lubang yang telah disiapkan, satu lubang untuk satu benih.

Cara Budidaya Terong Ungu Supaya Memiliki Buah Lebat

Perawatan dan Pemeliharaan

  1. Segera lakukan penyulaman jika tanaman mati, kerdil, atau dimakan hama. Penanaman kembali dilakukan hingga tanaman mencapai umur 15 HST (hari setelah tanam).
  2. Pengendalian gulma juga harus dilakukan bila gulma atau tumbuhan liar dapat mempengaruhi pertumbuhan tanaman.
  3. Lakukan penyiraman secukupnya agar tanaman tidak mengering (tergantung cuaca).
  4. Pasang patok agar tanaman terong tidak roboh. Pancang yang dipasang setelah tanam ditempatkan pada jarak ± 5 cm dari pangkal batang agar tidak merusak perakaran. Tanaman tersebut kemudian diikat ke tiang dengan tali.
  5. Lakukan pemupukan tambahan agar tanaman menjadi subur dan berbuah. Pemupukan bisa disemai atau bocor jika menanam terong menggunakan mulsa.
  6. Pemupukan pertama terjadi pada umur 10 HST (hari setelah tanam). Selain itu pemupukan dilakukan setiap 1 minggu sekali. Pemupukan tambahan dengan NPK, TSP, KCL, ZA atau KNO3 disesuaikan dengan kebutuhan tanaman.

Proses Panen

  1. Terong bisa dipanen pada 70-80 HST.
  2. Panen dilakukan setiap 3 hari sekali dengan memilih buah yang cukup tua, tidak terlalu tua atau terlalu muda.
  3. Petik buah dan batangnya dengan menggunakan pisau atau gunting.

Nah itulah tadi Cara Budidaya Terong Ungu Supaya Memiliki Buah Lebat dari Info Tanam. Semoga pada penjelasan tadi bisa di pahami, bisa membantu kalian untuk bisa mencari tanaman yang sesuai kebutuhan kalian. Dan jika terdapat kesalahan pada penulisan atau yang lainnya mohon dimaafkan, sekian dan terimakasih.