Cara Budidaya Timun Suri Supaya Berbuah Lebat

Cara Budidaya Timun Suri Supaya Berbuah Lebat

Diposting pada

Cara Budidaya Timun Suri Supaya Berbuah Lebat – Para Pembaca yang kami banggakan, Info Tanam kali ini akan menjelaskan tentang cara budidaya timun suri supaya berbuah lebat.

Cara Budidaya Timun Suri

timun suri merupakan tumbuhan yang masuk ke dalam keluarga labu-labuan atau dalam bahasa latin disebut Cucurbitacae. Timun suri bisa membawa banyak manfaat bagi tubuh. Salah satunya kandungan kalium yang tinggi pada timun suri sehingga kesegaran dan kebugaran tubuh tetap terjaga. Timun suri juga sering dimanfaatkan sebagai bahan dalam minuman bersoda.

Budidaya timun suri bisa menjadi salah satu bisnis yang potensial untuk Anda dan keluarga untuk menghasilkan penghasilan tambahan. Meski pertumbuhan timun suri lebih menyeluruh dan tangguh, bukan tidak mungkin budidaya ini berpotensi menjadi sumber penghasilan utama bagi Anda dan keluarga. Atau anda juga bisa memanfaatkan budidaya timun ini untuk kebutuhan pribadi anda bersama keluarga. Oleh karena itu, Anda perlu mempelajari beberapa tips dalam membudidayakan timun suri.

Syarat Tumbuh

Timun suri sebenarnya adalah tanaman yang dapat dengan mudah beradaptasi dengan iklim yang berbeda. Namun timun suri sebaiknya ditanam pada iklim kering dengan suhu antara 21 dan 27 ° C dan tidak terlalu banyak hujan untuk mendapatkan hasil yang maksimal. Budidaya timun suri juga membutuhkan media tanam berupa tanah gembur yang mengandung humus dan hara yang cukup, drainase yang baik, tanah mudah menyerap air dan mengandung nilai pH antara 6 dan 7.

Baca Juga:  Cara Budidaya Jamur Tiram Untuk Pemula

Memilih dan Mengelola Tanah

Tanah memainkan peran penting dalam budidaya semua jenis tanaman. Karena tanah merupakan tempat tumbuh tumbuhan dan tumbuhan pendukung untuk berdiri kokoh. Selain itu media tanah juga merupakan sumber unsur hara berupa unsur hara yang dibutuhkan tanaman, termasuk ketimun. Pemilihan dan pengelolaan lahan dilakukan dengan cara-cara berikut:

  1. Buat setiap lubang tanam 1m x 1m. Banyaknya lubang yang Anda buat harus disesuaikan dengan luas lahan yang disiapkan terlebih dahulu.
  2. Tambahkan hingga 1 kg pupuk kandang atau kompos seperti Bokashi ke setiap lubang.
  3. Biarkan selama 2 hari agar tanah dan pupuk terkena sinar matahari. hal ini sangat baik untuk kualitas tanah karena tanah menjadi lebih subur. Dengan kualitas tanah yang baik, proses pertumbuhan tanaman berjalan lebih baik dan hasil yang diperoleh lebih optimal.

Persiapan Bibit Timun Suri

Bibit timun suri bisa didapatkan dengan cara membuat bibit sendiri dari tanaman sebelumnya. Timun suri yang dipilih sebagai benih sudah tua dan sehat kemudian diambil bijinya. Anda juga bisa membeli bibit di farm shop jika tidak mau repot.

Setelah benih diperoleh, pilih benih dengan cara merendamnya dalam air. Jika terdapat benih yang mengapung, lebih baik dibuang saja karena benih tersebut tidak baik. Kemudian benih timun suri bisa langsung ditanam atau disemai terlebih dahulu. Media semai yang digunakan adalah campuran

Penanaman Timun Suri

Proses penanaman benih bisa dilakukan setelah 2 hari media tanam dibiarkan. Hal-hal yang harus dilakukan selama masa tanam adalah:

  1. Taruh 2 biji timun suri di setiap lubang yang dibuat.
  2. Tutupi lubang dengan tanah.
  3. Siram secara teratur setiap hari sampai tanaman tumbuh besar. Umumnya tanaman timun suri mulai tumbuh sekitar 7 hari setelah tanam.
  4. Jika ada bibit timun suri yang tidak bisa tumbuh setelah 7 hari tanam, maka Anda bisa mengambil dan mencabut bibit timun suri tersebut, dan menanamnya kembali menggunakan bibit baru.
Baca Juga:  Cara Menanam Daun Seledri Supaya Tumbuh Subur

Bibit timun suri yang baik adalah bibit yang dirawat, dirawat, dan disimpan dengan baik. Penyimpanan benih yang baik tidak menimbulkan penyakit dan hama benih. Pada umumnya benih timun suri dapat dimanfaatkan dengan baik setelah masa penyimpanan hingga 1,5 tahun. Jadi pastikan untuk memilih benih yang berkualitas agar hasil yang diperoleh berkualitas tinggi.

Cara Budidaya Timun Suri Supaya Berbuah Lebat

Perawatan dan Pemeliharaan

Untuk perawatan tanaman timun suri ini tidak begitu sulit, diantaranya sebagai berikut.

1. Penyiraman

Lakukan penyiraman tanman timun suri dengan secukupnya saja, karena tanaman timun suri tahan terhadap kekeringan dan cuaca panas. Tapi selalu perhatikan penyiraman.

2. Penyulaman

Lakukan pengontrolan terhadap tanaman. Jika ada tanaman yang mati atau tumbuh tidak normal, lakukan penyulaman dan gantilah dengan tanaman baru. Penyulaman berlangsung paling lambat sampai tanaman 10 hari setelah tanam.

3. Penyiangan

Lakukank penyiangan terhadap gulma atau tanaman lain yang tumbuh disekitar tanaman. Penyiangan ini bertujuan agar tidak ada gulma yang tumbuh disekitar timun suri.

4. Pemupukan Susulan

Pemupukan tambahan timun suri dilakukan 5 kali selama musim tanam, yaitu 10 hari setelah tanam, 17 hari setelah tanam, 24 hari setelah tanam, 31 hari setelah tanam, dan 40 hari setelah tanam. Pupuk yang digunakan adalah pupuk NPK. Pemupukan dilakukan dengan cara disemai atau dibocorkan.

Proses Panen

Timun suri bisa dipanen sekitar 60 hingga 70 hari setelah tanam. Buah timun suri yang sudah siap panen itu sudah cukup tua yang ditandai dengan buah yang sudah kering atau sudah keluar dari batangnya. Bergantung pada kondisi dan perawatan tanaman, 10-15 panen dapat dilakukan secara bertahap di musim tanam.

Nah itulah Cara Budidaya Timun Suri Supaya Berbuah Lebat dari Info Tanam. Semoga pada penjelasan tadi bisa di pahami, bisa membantu kalian untuk bisa mencari tanaman yang sesuai kebutuhan kalian. Dan jika terdapat kesalahan pada penulisan atau yang lainnya mohon dimaafkan, sekian dan terimakasih.