Cara Budidaya Kelapa Sawit Dengan Baik dan Benar

Cara Budidaya Kelapa Sawit Dengan Baik dan Benar

Diposting pada

Cara Budidaya Kelapa Sawit Dengan Baik dan Benar – Para Pembaca yang kami banggakan, Info Tanam kali ini akan menjelaskan tentang bagaimana cara membudidayakan tanaman sawit dengan baik dan benar.

Cara Budidaya Kelapa Sawit

Kelapa sawit merupakan salah satu tanaman budidaya yang sangat populer dalam sektor perkebunan. Karena potensi produksi dan potensi harga dari minyak kelapa sawit dan turunannya sendiri sangat menguntungkan.

Hal ini harus dimanfaatkan semaksimal mungkin, sehingga indonesia tetap bisa menjadi penghasil minyak kelapa sawit terbesar didunia. Peningkatan usaha tanaman kelapa sawit perlu dipromosikan secara menyeluruh, dengan melibbatkan seluruh kepentingan serta petani kelapa sawit. Berikut adalah bagaimana cara membudidayakan kelapa sawit hingga hasil melimpah.

Syarat Tumbuh

Tahap pertama dalam membudidayakan kelapa sawit adalah dengan cara memenuhi persyaratan untuk menanam kelapa sawit agar mendapatkan hasil yang optimal.

Kondisi dalam pembudidayaan kelapa sawit adalah jenis tanah dan kondisi iklim yang tepat. Lahan untuk budidaya sawit adalah sebagai berikut:

  1. Memiliki pH tanah 4,0 – 6,5
  2. Subur
  3. Gembur
  4. Mempunyai curah hujan mencapai 2500-3000 mm / tahun dan distribusikan merata sepanjang tahun.
  5. Memiliki suhu 25° – 27° dengan temperatur selama 5 – 7 jam / hari.

Apa bila telah memenuhi persyaratan tersebut untuk budidaya kelapa sawit, maka bisa dipastikan bahwa hasilnya akan menjadi lebih optinal.

Pemilihan Bibit

Setelah persyaratan untuk budiaya kelap sawit terpenuhi, maka langkah berikutnya yaitu pemilihan bibit sawit yang berkualitas tinggi. Anda bisa mendapatkan bibit tersebut melalui agen pemerintah atau bisa juga melalui toko benih pada pertanian terdekat.

Baca Juga:  Cara Budidaya Jeruk Lemon Agar Cepat Berbuah

Nada perlu pastikan bahwa bibit yang anda gunakan adalah bibit unggul. Berikut merupakan karakteristik dari bibit kelapa sawit unggul:

  • Tunas putih

Kuncup sawit merupakan hal pertama yang perlu untuk diperhatikan. Untuk bibit kelapa sawit unggul sendiri memiliki tunas yang normal dan mempunyai warna putih bersih.

Apabila bibit kelapa sawit berwarna kecoklatan atau berwarna hitam, anda perlu curiga bahwa bibit tersebut bukan bibit unggul.

  • Daun melebar

Bibit kelapa sawit yang unggul mempunayi daun yang lebar dan tidak berkerut. Bibit yang unggul pula tidak memiliki daun yang kriting.

  • Tempurung Berwarna Hitam

Bibit kelapa sawit yang unggul juga mempunyai cangkang berwarna hitam pekat. Tak hanya itu pada cangkang bibit sawit juga tidak memiliki retakan maupun kerusakan.

  • Kondisi Akar

Akar pada bibityang unggul pula tidak terlalu panjang. Panjang akar pada bibit kelapa sawit unggul yaitu 2 – 3 cm.

Selain dari panjangnya, akar pada bibit unggul pasti terlihat segar dan memiliki warna yang kan mendekati hijau.

  • Kondisi Batang kelapa sawit

Batang pada bagian atas sawit relatif pendek dan gemuk. Karena batang yang pendek dan gemuk relatif lebih kuat.

Pengolahan Lahan

Sebelum memasuki proses penanaman kelapa sawit ada faktor yang paling penting yaitu proses pengolahan lahan tanam. Lahan tanam yang baik yaitu lahan yang memiliki drainase yang masih berfungsi dengan baik, mempunyai jalan yang kuat agar dapat dilewati truk pengangkut, bebas dari tunggul kayu, pohon dan juga semak-semak.

Pembukaan lahan sendiri bisa dilakukan secara manual serta mekanis. Untuk pengolahan lahan secara mekanis bisa menggunaka alat berat seperti Back Hoe atu punjuga Buldoser. Apa bila sevara manual bisa dilakukan olem manusia dengan alat sederhana yang berupa parang, kapak, gergaji, cangkul, tembilang, dan babat.

Baca Juga:  Cara Budidaya Tomat di Polybag

Teknik Penanaman

Dalam penanaman kelapa sawit perlu diperhatikan pola penanamn secara evision karena dilihat dari efektivitas penggunaan lahan itu sendiri. Pola yang efektif untuk ditanah yang datar adalah menggunkan pola segitiga sama sisi, sehingga pada daerah yang berbukit diperlukan viol lining untuk menjaga perhektaran dan juga memperhatikan kesuburan pada tanah.

Perawatan dan Pemeliharaan

Perawatan tanman kelapa sawit ini sama seperti tanaman budidaya lainnya, yaitu sebagai berikut:

  • Lakukan penyiraman pada pagi dan sore hari dan bisa dilakukan setiap hari tergantung pada kelembapan tanah tersebut.
  • Langkah selanjutnya adalah penyulaman, penyulaman dapat dilakukan setalah 2 minggu dari proses penanaman. Penyulaman dapat dilakukan dengan mengganti tanaman yang abnormal,yang terinfeksi hama, dan yang telah mati dapat diganti dengan kelapa sawit yang baru.
  • Selanjutnya adalah penyiangan dapat dilakkukan bila tanaman terinfeksi oleh hama. Penyianganya sendiri dapat dilakukan secara manual.
  • Langkah berikutnya adalah pemupukan, tanaman kelapa sawit merupakan salah satu tanaman yang sangat bergantung pada pupuk. Pupuk sendiri berguna untuk proses penyuburan tanaman

Cara Budidaya Kelapa Sawit Dengan Baik dan Benar

Proses Pemanenan

Diperlukan waktu 2 – 3 tahun untuk tanaman sawit berbunga. Dan tanaman sawit memiliki waktu produksi mencapai 40 – 50 tahun. Untuk pembentukan buahnya sendiri membutuhkan waktu 6 bulan setelah masa penyerbukan.

Buah sawit yang sudah dapat dipanen ketika buah tersebut telah berwarna agak kemerahan dengan buah yang telah melewati cangkang. Kriteria umunya untuk buah sawit yang siap panen adalah jatuhnya brondolah di area pohon sawit.

Nah itulah tadi Cara Budidaya Kelapa Sawit Dengan Baik dan Benar dari Info Tanam. Semoga pada penjelasan tadi bisa di pahami, bisa membantu kalian untuk bisa mencari tanaman yang sesuai kebutuhan kalian. Dan jika terdapat kesalahan pada penulisan atau yang lainnya mohon dimaafkan, sekian dan terimakasih.