Cara Membentuk Bonsai Kamboja (Adenium)

Diposting pada

Cara Membentuk Bonsai Kamboja (Adenium) – Para Pembaca yang kami banggakan, Info Tanam kali ini akan menjelaskan tentang Cara Membentuk Bonsai Kamboja (Adenium).

Cara Membentuk Bonsai Kamboja (Adenium)

Bonsai adenium merupakan cara membuat ataupun seni menata adenium sehingga dapat tampil cantik dan menarik, membuat siapa saja yang melihatnya akan berdecak kagum terpesona dengan keindahan yang dimilikinya.

Pada perkembangan tumbuhan diatur oleh yang mempunyai tanaman tersebut mulai dari akar hingga percabangan pada batang dan ranting. Jadi tidak dibiarkan tumbuh alami begitu saja seperti di alam bebas.

Bonsai adenium ini terinspirasi dari seni tanaman bonsai. Karena jika beberapa jenis atau species adenium dibiarkan tumbuh dengan alami maka kurang menarik dan juga terkesan tidak rapi atau berantakan, maka munculah ide untuk mengubah tampilan menjadi seperti tanaman bonsai.

Sekilas tentang tanaman bonsai, bonsai merupakan tanaman atau pohon yang dikerdilkan dalam pot yang dangkal sehingga menyerupai pohon besar, tua, dan hidup dialam yang terbuka.

Untuk bagian yang dikerdilakn yaitu pada keseluruhan pohon salah satunya yaitu pada daunnya sehingga terkesan benar-benar miniatur dengan sebatang pohon yang tua.

Untuk cara membuat bonsai adeniumnya bisa simak langkah-langkahnya berikut ini.

1. Pengawatan

Melakukan pengawatan yaitu untuk membentuk batang, cabang, dan juga ranting pada tanaman sesuai bentuk yang diinginkan.

Usahakan untuk tidak sampai merusak tunas atau daun sehingga bisa mendapatkan pengawatan yang baik. Pengawatan juga berguna untuk memaksimalkan pertumbuhan pada pohon.

Dengan mengarahkan pertumbuhan cabang dan juga ranting supaya pertumbuhan pohon secara keseluruhan bisa terjaga dan harmonis.

Baca Juga:  Hidroponik Sederhana

Pengawatan Pada Batang

Melakukan pengawatan ini yaitu dilakukan dengan posisi kawatnya berada  dibelakang sisi depan pohon. Kemudian tancapkanlah salah satu dari ujung kawat kedalam media tanam, hal ini berguna untuk menahan lilitan kawat.

Selanjutnya ikuti arah lilitan kawat pada saat membengkokkan, dan jangan melawan arah lilitan kawat tersebut.

Pengawatan Pada Cabang

Pengawatan pada cabang ini bisa kalian lakukan kebawah maupun keatas. Jangan melakukan pengawatan dengan jarak yang terlalu jauh ataupun dekat. Untuk sudut pengawatan yang baik yaitu sekitar 450.

Pengawatan Pada Cabang Dan Ranting

Pengawatan pada cabang dan juga ranting ini bisa dilakukan dengan cara melilitkan pada ranting yang berlawanan arah dan juga terletak didepannya.

Hindarilah pengawatan yang secara bersamaan terhadap ranting yang posisinya berlawanan. Karena jika begitu maka akan merusak salah satu dari ranting pada saat melakukan penekukan.

2. Pemotongan

Pemotongan pada cabang dan ranting ini dilakukan untuk memunculkan cabang dan ranting yang lebih banyak. Ini dilakukan supaya bisa membentuk pohon yang rimbun dan juga proporsinya sesuai dengan apa yang diinginkan.

Untuk melakukan tahap ini ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, yaitu:

  1. Perhatikan dimana letak tunas yang ada di belakang lokasi pemotongan, Karena disetiap mata tunas ini merupakan pengganti cabang ataupun ranting yang sudah dipotong. Pastikan juga mata tunas sesuai dengan arah pertumbuhan yang diinginkan.
  2. Pastikan pada bekas pemotongan yang tertinggal selalu menghadap keatas, supaya memudahkan pertumbuhan.
  3. Semprot semua bagian pada tanaman setelah melakukan pmotongan serentak yaitu menggunakan obat anti bakter dan anti jamur setengah dosis dari dosis yang telah dianjurkan. Kurangi juga penyiraman tanaman ataupun tidak sama sekali tidak disiram selama 1 minggu hingga tunasn barunya muncul. Ataupun bisa juga tanaman dibungkus dengan plastik yang transparan hingga muncul tunas.
Baca Juga:  Cara Menanam Tomat Agar Berbuah Lebat

Nah, itulah tadi Cara Membentuk Bonsai Kamboja (Adenium) dari Info Tanam. Semoga bermanfaat.