Cara Menanam Alpukat Dari Biji Supaya Hasil Melimpah
Tanaman Alpukat

Cara Menanam Alpukat Dari Biji Supaya Hasil Melimpah

Diposting pada

Cara Menanam Alpukat Dari Biji Supaya Hasil Melimpah– Alpukat merupakan tanaman buah yang cukup banyak diminati untuk di tanam pada pekarangan rumah ataupun perkebunan. Karna selain mempunyai harga yang cukup mahal, alpukat juga punya banyak penggemar yang memanfaatkannya sebagai konsumsi sehari-hari atau sebagai produk kecantikan. Nah pada artikel kali ini kita akan bahas Cara Menanam Alpukat Dari Biji Supaya Hasil Melimpah. Simak sampai akhir ya, supaya paham betul dan dijamin berhasil. Berikut caranya.

Cara Menanam Alpukat Dari Biji Supaya Hasil Melimpah
Tanaman Alpukat

Syarat Pratanam Tumbuhan Alpukat

Sebelum menanam alpukat, yang harus diperhatikan adalah hal apa saja yang akan menjadikan tanaman alpukat kita menjadi tumbuh dengan maksimal. Sehingga nantinya akan memberikan hasil yang melimpah. Berikut beberapa hal yang harus diperhatikan:

Jenis dan PH Tanah Yang Baik Untuk Alpukat

Tentunya semua tanaman akan tumbuh dengan baik pada jenis tanah dan kadar pH yang tepat. Tidak terkecuali tanaman buah alpukat. Menanam alpukat akan tumbuh subur pada tanah yang gembur, tidak mudah tergenang air, banyak mengandung bahan organic dan subur.

Jenis tanah yang disukai alpukat adalah jenis tanah lempung berpasir (sandy loam), lempung liat (clay loam) dan lempung endapan (alluvial loam). Alpukat juga akan tumbuh pada tingkst keasaman (pH) tanah 5,6 sd 6,4. Jika pH tanah berada pada level dibawah 5,5 maka alpukat akan menderita keracunan karene unsur AI, Mg dan Fe larut dalam jumlah cukup banyak.

Tingkat Ketinggian Lokasi Penanaman Alpukat

Tanaman alpukat dapat tumbuh pada dataran tinggi 1500 mdpl bahkan pada dataran rendah 5 mdpl sekalipun. Namun tanaman alpukat akan tumbuh dengan baik dengan hasil yang maksimal pada ketinggian 200 sd 2000 mdpl. Untuk tanaman alpukat ras Hindia Barat cocok ditanam pada ketinggian 5 sd 1000 mdpl. Sedangkan jenis ras Meksiko dan Guatemala lebih cocok pada ketinggian 1000 sd 2000 mdpl.

Iklim dan Suhu Yang Baik Untuk Alpukat

Yang perlu diperhatikan juga saat menanam alpukat adalah mengenai iklim dan suhu. Alpukat dapat tumbuh dengan optimal pada suhu berkisar antara 12,8 – 28,3 oC. Tetapi alpukat juga mampu mentolerir suhu udara antara 15 – 30 oC.

Baca Juga:  Bunga Airmata Pengantin

Kebutuhan akan sinar matahari alpukat lumayan agak tinggi. Yakni berkisar antara 40 – 80%. Angin yang terlalu kencang juga tidak bagus untuk pertumbuhannya. Itu karna angin yang terlalu kencang akan dengan mudah mematahkan ranting dan percabangan alpukat itu sendiri. Tetapi juga tidak berarti alpukat tidak butuh angin loh. Angin selalu dibutuhkan alpukat sebagai sarana penyerbukan alami.

Memilih Bibit Unggul Tanaman Alpukat

Alpukat mempunyai banyak sekali varietas. Beberapa jenis varietas unggul yang sering digunakan adalah varietas Ijo Panjang, Ijo Bundar, Merah Panjang, Merah Bundar, Mega Gegauan, Mega Paninggahan, dan Mega Murapi.

Pemilihan benih tentunya tidak asal-asalan ya, harus jelas asal usulnya supaya menghasilkan buah yang berkualitas dan maksimal. Berikut langkah-langkah memilih benih yang bagus:

  • Sebagai batang bawah, tentunya harus mengambil dari buah yang sudah cukup tua dan masak pohon.
  • Pilihlah benih yang bernas, padat, juga tidak keriput.
  • Benih memiliki ukuran yang proporsional, berat antara 65 – 68 g
  • Rendamlah benih dalam pupuk cair perangsang pertumbuhan, selama kurang lebih 4 – 5 jam.
  • Tiriskan dan lap dengan kain kering atau juga bisa dengan koran.
  • Selama kurang lebih 2-3 hari benih akan mulai berkecambah, dan saat itu mulai lah pindah pada media semai.

Perendaman dengan pupuk cair organic bertujuan untuk merangsang pertumbuhan. Sehingga benih cepat dalam proses perkecambahannya. Selain itu biasanya kandungan dalam pupuk organic terdapat antibiotic yang mampu mencegah dan menghilangkan penyakit pada benih.

Penyemaian Benih Alpukat

semaian alpukat
Benih alpukat

Pad tahap penyemaian ini ada beberapa hal yang harus diperhatikan. Hindarkan penyemaian dari sinar matahari langsung dan juga derasnya air hujan. Yang tak kalah penting taruh lah pada tempat yang strategis dan terhindar dari gangguan hewan. Supaya lebih memudahkan dalam setiap penyiraman, taruhlah benih semaian tidak jauh dari sumber air. Pada masa ini menjadi penentu baik atau tidaknya tanaman alpukat nanti saat kita tanam pada media tanah langsung. Bagaimana tanaman akan tumbuh dengan baik jika pada saat penyemaian saja tidak terawatt dengan tepat. Nah berikut langkah-langkah penyemaian yang baik:

Bahan Media Penyemaian Benih Alpukat

Penyemaian benih alpukat bisa dilakukan pada plastik polybag ukuran 15 x 21 cm. lalu siapkan campuran tanah + pupuk kendang + pasir/sekam dengan perbandingan 2:1:1.

Baca Juga:  Cara Budidaya Kelapa Sawit Dengan Baik dan Benar

Langkah Penyemaian Benih Alpukat

Penyemaian benih alpukat dalam polybag yaitu dilakukan dengan cara meletakkan benih alpukat ke polybag. Posisi peletakan yang benar adalah pangkal benih yang agak rata diletakkan dibawah. Bagian ujung yang nanti telah ditumbuh kecambah di hadapkan ke atas. Jangan ditimbun terlalu dalam, hanya ¼ bagian saja yang tertimbun. Setelah kurang lebih 3 minggu, maka kecambah akan tumbuh menjadi anak semai.

Penyiapan Lahan Tanam Alpukat

Sambal menunggu penyemaian siap kita pindah tanamkan ke lahan. Kita langsung menyiapkan lahan tanam yang nantinya akan kita tanamkan benih alpukatnya. Tanaman alpukat ini butuh tanah yang gembur dan subur. Sehingga perlu waktu yang agak lama untuk menyiapkan lahan tanamnya. Berikut langkah-langkahnya:

  • Gali tanah sebagai lubang tanam. sisihkan tanah galian bagian atas. Tanah bagian atas tersebut campur dengan kompos atau pupuk kendang matang sekira 20 Kg per lubang.
  • Biarkan lubang tanam terbuka selama kurang lebih 2 minggu. Ini dimaksudkan supaya lubang tanam terkena sinar matahari langsung. Supaya mengurangi pertumbuhan mikroba yang menyerang perakaran. Jika memungkinkan, semprotlah dengan fungisida.
  • Untuk mengatasi tanah asam, maka berilah dolomite pada tanah galian bagian atas tadi. Kira-kira 0,5 – 1 kg per lubang.
  • Kira-kira kurang 1 minggu sebelum tanam, berilah pupuk NPK (15-15-15) sebanyak 100 g per lubang.

Langkah-langkah Pemindah Tanaman Alpukat

Setelah lubang tanam dan benih siap, kita akan melakukan proses pemindahan pada lubang media tanam. Berikut langkah-langkahnhya:

  • Bibit dikeluarkan dari polybag dengan cara dirobek dengan cuter dan hati-hati agar akar tidak rusak.
  • Tanam bibit sebatas pangkal batang atau leher batang. Atur akar bibit supaya menyebar kesemua arah. Ini bertujuan supaya nanti pohon alpukat dapat tumbuh dengan kokoh.
  • Posisikan batang alpukat tegak lurus agar tanaman bisa tumbuh dengan baik, lalu timbun lubang dengan tanah yang telah kita persiapkan pada langkah-langkah awal tadi. Timbun dan padatkan tanah sekitarnya sehingga tanaman kokoh.
  • Siram tanaman alpukat agar tanaman tumbuh dengan segar. Dan jangan lupa berilah ajir atau penanda atau pagar supaya tanaman terhindar dari gangguan binatang. Serta berilah semacam naungan agar tanaman tidak terkena langsung sinar matahari dan air hujan sehingga nanti dia kokoh.

Pemeliharaan Tanaman Alpukat

Tahap pemeliharaan ini tidak kalah pentingnya dengan proses pembibitan dan penanaman. Jika bibit unggul dan proses penanaman baik tapi pada fase pemeliharaan kurang baik, maka hasilnya pun akan tetap kurang memuaskan. Berbagai tindakan yang harus dilakukan sebagai pemeliharaan pada tanaman alpukat sebagai berikut:

Baca Juga:  Cara Budidaya Jengkol Supaya Berbuah Lebat

Pemupukan Tanaman Alpukat

Pemupukan bisa dilakukan dengan memberikan pupuk NPK dan KNO3 seminggu sekali. Juga semprotkan pupuk cair yang mengandung unsur-unsur makro dan mikro lengkap sebagai nutrisi dan juga pemeliharaan terhadap serangan penyakit.

Penyulaman Tanaman Alpukat

Penyulaman ini perlu dilakukan tentunya jika dalam beberapa minggu tanaman yang pertama mati atau dalam pertumbuhanya kurang baik. Segera ganti tanaman tersebut dengan bibit yang baru dan sehat sehingga mampu mengimbangi tanaman yang lainya.

Pemberantasan Gulma Pada Tanaman Alpukat

Jangan biarkan gulma tumbuh pada sekitar tanaman. Lakukan penyiangan dengan segera, karna perakaran pada alpukat sangat rentan terhadap gangguan mekanis. Frekuensi penyiangan tergantung pada banyak dan sering tumbuhnya gulma pada sekitar tanaman.

Penyiraman Tanaman Alpukat

Penyiraman pada tanaman alpukat sangat dibutuhkan. Terlebih pada tanaman muda yang notabennya akar pada tanaman muda belum cukup mampu untuk menyerap air secara penuh. Tetapi banyaknya penyiraman jangan terlalu berlebih. Jika penyiraman berlebih akan mengakibatkan pembusukan pada akar tanaman.

Pemangkasan Dahan Tanaman Alpukat

Pemangkasan atau proning pada tanaman alpukat dulakukan hanya pada batang atau ranting yang terlalu rapat dan mati. Lakukan dengan hati-hati agar bekas luka tidak terjadi infeksi penyakit yang berakibat pembusukan. Tinggi pohon alpukat pertahankan pada ketinggian 4-5 meter dan letakkan cabang terendah pada ketinggian 1-1,5 meter.

Pengendalian Hama dan Penyakit Pada Tanaman Alpukat

Pengamatan sejak dini pada tanaman alpukat akan membantu kita dalam menangani hama dan penyakit sedari awal. Jika serangan hama terlalu banyak dan diambang batas ekonomi, kendalikan dengan insektisida. Berikan pupupk organic cair untuk memperkuat daya tahan tanaman terhadap penyakit.

Tahap Pemanenan Buah Alpukat

Buah alpukat pada umumnya bisa dipanen pada umur 6-7 bulan dari saat bunga mekar dan tergantung varietasnya. Panenlah buah pada tingkat kematangan 80-85 %. Pemanenan dilakukan dengan dipetik atu dipotong Bersama sedikit tangkainya. Ini dilakukan agar terhindar dari memar atau luka pada bagian buah dekat tangkai.

Nah itulah cara menanam alpukat dari biji supaya hasil melimpah, semua cara diatas harus dilakukan dengan benar dan sabar ya temen-temen. Karna hasil terbaik tidak bisa diraih dengan instan, Salam Info Tanam.