Cara Menanam Jahe Dengan Spesifik

Cara Menanam Jahe Dengan Spesifik

Diposting pada

Cara Menanam Jahe Dengan Spesifik – Para Pembaca yang kami banggakan, Info Tanam kali ini akan menjelaskan tentang cara menanam jahe dengan baik dan benar.

Cara Menanam Jahe

Jahe atau yang disebut juga dengan Zingiber officinale yaitu salah satu jenis tanaman rimpang yang berbentuk jari serta menonjol pada bagian ruasnya. Jahe ini memiliki rasa yang pedas yang dihasilkan oleh senyawa keton yang disebut juga zingerone.

Jahe diyakini asalnya dari india. Bahwa ada juga yang percaya tanaman jahe ini berasal dari Republik Rakyat Tiongkok Selatan. Pada masa penjajahan jahe dimanfaatkan untuk memberi rasa hangat dan pedas pada makanan, sehingga jahe menjadi komoditas yang sangat populer di Eropa.

Syarat Tumbuh

Tanaman jahe membutuhkan air dengan curaj hujan yang cukup tinggi yaitu mencapai 2.500 – 4.000 mm pertahun. Tanaman jahe perlu ditanam pada tempat terbuka agar terkena sinar matahari setiap saat.

Suhu yang diperlukan untuk menanam jahe yaitu berkisar 20 – 350 c.

Jahe sangat cocok pada tekstur tanah yang subur, gembur serta mengandung banyak humus.

Pengolahan Lahan

Sebelum memasuki proses penanaman anda perlu mempersiapkan lahan terlebih dahulu sebab tanah yang akan digunakan untuk menanam jahe ini perlu mengandung nutrisi dan mineral yang diperlukan. Pengolahan yang diperlukan sesuai lahan yang akan digunakan untuk menanam jahe.

Pengilahan tanah diperlukan agar tanah memiliki kondisi yang gembur, subur, humus, berdrainase baik dan berventilasi baik. Anda perlu membuat bedengan dengan ketinggian 20 – 30 cm, lebar 80 – 100 cm. Anda perlu membuat parit diantara bedengan selebar 30 – 50 cm, sedangkan untek kedalaman disesuaikan denga kondisi bedengan.

Baca Juga:  Cara Membuat Bonsai Pohon Asam Jawa Dengan Mudah

Persiapan Bibit

Benih yang berkualitas merupakan benih yang telah memenuhi persyaratan kualitas genetik, kualitas fisiologis (persentase pertumbuhan tinggi) serta kualitas fisik. Secara fisik kualitas yang yaitu benih yang bebas dari serangan hama dan penyakit. Oeleh sebab itu kriteria ini perlu dilengkapi:

  1. Bibit diambil langsung dari kebut (bukan dari pasar)
  2. Benih tanaman tua terpilih (berumur 9-10 bulan)
  3. Dipilih dari tanaman sehat dan kulit rimpang tidak terluka atau lecet

Sebelum melakukan penanaman, bibit perlu ditanam terlebih dahulu sampai tunasnya keluarserta dapat tumbuh di lahan pada saat yang bersamaan. Dengan cara menyimpan rimpang padai tempat yang teduh dengan kelembaban yang cukup selama kurang lebih 2-4 minggu

Proses Penanaman

Pada saat jahe ditanam, ketersediaan air merupakan hal yang penting sebab jahe harus dalam kopndisi basah 7-9 bulan sebelum istirahat.

Hasil rimpang yang didapatkan pertahun tergantung pada jarak tanam. Jarak tanam yang rapat akan lebih mahal dibandingkan dengan jarak yang jarang. Kita bisa mengabaikan faktor biaya dalam jarak yang dekat sebab kita menanam jahe di halaman. Jarak yang disarankan yaitu 25-50 cm setiap baris dan 45-60 cm di antara baris.

Penanaman dapat dilakukan dengan cara akar rimpang diletakan ke lubang yang sudah disiapkan. Sebelum lubang tanaman ditutup, anda perlu memastikan bahwa benih jahe tidak bersentuhan langsung dengan pupuk organik. Jangan lupa siramlah di awal pertumbuhan.

Perawatan dan Pemeliharaan

  • Anda perlu menyirami tanaman pada pagi dan sore hari, terlebih lagi pada musim kemarau anda perlu menyiramnya secara rutin agar tanaman jahe tidak kering.
  • Anda perlu melakukan penyulaman pada usia 2 – 3 minggu. Anda perlu memilih rimpang yang sudah mati dengan menggantinya dengan tanaman yang baru.
  • Pemupukan dasar diperlukan apabila tanaman belum terpenuhi nutrisinya. Hindari penggunaan pupuk kimia anda bisa menggantinya dengan menggunaka pupuk organik.
Baca Juga:  Bagaimana Cara Menanam Jahe Yang Pasti Berhasil

Cara Menanam Jahe Dengan Spesifik

Proses Panen

Panen dapat berlangsung sesuai dengan penggunaan jahe. Jika digunakan untuk rempah-rempah, tanaman jahe sudah bisa dipanen dengan memecah beberapa rimpang si usia 4 bulan, dan sisanya dibiarkan sampai tua.

Apabila jahe digukan untuk bahan obat, makan jahe perlu dipanen pada usia yang cukup tua. Jahe tua sudah bisa dipanen pada usia 10 dan 12 bulan, dengan warna khas daun berubah dari hijau menjadi kuning dan semua tangkai mengering.

Nah itulah tadi Cara Menanam Jahe Dengan Spesifik dari Info Tanam. Semoga pada penjelasan tadi bisa di pahami, bisa membantu kalian untuk bisa mencari tanaman yang sesuai kebutuhan kalian. Dan jika terdapat kesalahan pada penulisan atau yang lainnya mohon dimaafkan, sekian dan terimakasih.