Bagaimana Cara Menanam Jahe Yang Pasti Berhasil

Diposting pada

Bagaimana Cara Menanam Jahe Yang Pasti Berhasil-Kita mungkin sering mendengar ya nama “Jahe”. Begitu banyak dijual dipasaran dari yang masih berbentuk rimpang hingga yang sudah menjadi minuman. Jenis jahe yang paling terkenal adalah jahe merah dan jahe emprit. Jahe merah mempunyai warna yang sesuai dengan julukanya yakni merah. Dan jahe emprit juga mempunyai rasa yang sama seperti julukanya. Yakni kecil tapi rasanya lebih kuat di banding jahe yang lainya. Pada kali ini Info Tanam akan mengulas Bagimana cara menanam jahe yang pasti berhasil. Berikut ulasanya:

Bagaimana Cara Menanam Jahe Yang Pasti Berhasil
Gambar: Penanaman jahe pada media polybag

Pemilihan Bibit Sebelum Menanam Jahe

Pada tahap ini yang menentukan jenis jahe apa yang ingin kita tanam. Meskipun dalam penanaman jahe jenis apaun tidaklah jauh berbeda. Tapi pasti temen-temen mempunyai pertimbangan sendiri untuk memilih jenis apa yang akan ditanam. Karna setiap jenis jahe akan mempunyai harga yang berbeda dipasaran.

Bibit Jahe Yang Harus Dipilih

Pemilihan rimpang sebagai bibit yang baik  akan mempengaruhi pada hasil panen nantinya. Tentunya rimpang jahe dengan umur 9 sampai 10 atau lebih tua akan lebih bagus. Selain itu jahe degan warna yang cerah dan terlihat segar juga menjadi pertimbangan untuk memilih bibit yang bagus. Dan juga bibit yang tidak ada bekas cacat dan bekas penyakit juga perlu untuk dipilih.

Baca Juga:  13 Manfaat Buah Jeruk yang Baik Untuk Kesehatan
Bagaimana Cara Menanam Jahe Yang Pasti Berhasil
Gambar: Rimpang Jahe

Bibit Jahe Yang harus Dihindari

Ada beberapa kondisi rimpang jahe yang harus temen-temen hindari dalam memilih rimpang sebagi bibit. Yaitu rimpang yang masih muda. Rimpang masih muda nantinya akan kurang tahan terhadap penyakit dan juga kurang maksimal dalam produksi rimpang nantinya.

Penyemaian Bibit Jahe

Setelah sudah menemukan bibit jahe yang bagus. Proses selanjutnya adalah penyemaian bibit sebelum akhirnya dipindahkan pada media tanam yang sebenarnya. Potonglah rimpang jahe dengan setiap potongnya memiliki 3 atau 4 mata tunas. Sebelum memalukan penyemaian alangkah lebih baiknya bibit direndam dahulu dengan cairan fungisida selama kurang lebih 15 menit. Lalu susunlah pada sebuah peti kayu dengan bagian bawahnya diberi sekam padi atau abu gosok. Dan susunlah begitu seterusnya sampai susunan paling atas.

Taruhlah pada ruangan dengan suhu sejuk sampai tunas tumbuh sekira 10 cm (5-6 daun). Sembari menunggu bibit siap untuk ditanam sebaiknya mulailah menyiapkan media tanamnya.

Menyiapkan Media Tanam

Dalam menyiapkan media tanam temen-temen bisa menggunakan karung bekas, polybag atau apapun itu. Minimal gunakan polybag dengan ukuran diameter 40 cm. Semakin besar ukuran media tanam akan semakin banyak pula nantinya produksi rimpang jahenya. Campuran tanah yang baik sebagai media tanamnya adalah campuran kompos dan abu sekam padi. Isikan pada polybag hanya ¼ saja jangan sampai memenuhi semua polybag.

Abu sekam padi pada campuran media tanam ini sangatlah penting. Abu sekam padi akan mencipatakan rongga pada media tanam. Sehingga tidak terjadi pemadatan pada media tanam. Ini akan memengaruhi proses perkembangan rimpang. Jika media tanam terjadi pemadatan maka pertumbuhan rimpang akan terhambat.

Menanam Jahe Pada Polybag

Setelah bibit siap untuk dipindahkan dan media tanam sudah tersedia. Maka segeralah untuk memindahkanya. Taruhlah bibit pada polybag yang sudah diisi dengan tanah sebagai media tanam tadi. Lalu uruklah pada bagian pangkal bibit dengan tipis. Jangan sampai terlalu dalam membenamkannya.

Baca Juga:  Cara Menanam Jehe Merah Dengan Baik dan Benar

Bagaimana Cara Menanam Jahe Yang Pasti Berhasil

Pemeliharaan Tanaman Jahe Pada Polybag

Apapun tanamanya jika dalam pemeliharaan tidak maksimal maka hasilnya pun tidak akan memuaskan. Dalam menanam jahe ada beberapa hal yang harus dilakukan sebagai perawatan saat menanam jahe. Supaya hasil maksimal lakukan hal-hal berikut:

Pemupukan Tanaman Jahe

Pada saat usia tanaman jahe berumur kurang lebih 6 sampai 8 minggu itulah saat pertama yang baik untuk memberikan pupuk pertama kali. Berikan pupuk campuran KCL dan TSP pada sekeliling tanaman. Jangan sampai mengenai batang dan juga rimpangnya ya temen-temen.

Penyiraman Tanaman Jahe

Untuk menjaga masa pertumbuhan tanaman jahe sebaiknya dilakukan penyiraman sebanyak 2 kali sehari. Yang terpenting dari penyiraman ini adalah untuk menjaga kondisi tanah agar tetap basah. Sehingga sangat kondisional sekali mengenai skala dan intensitas penyiramannya.

Penimbunan Kembali Tanaman Jahe

Pada awal tadi saya sampaika janga mengisi tanah dengan penuh pada polybag dan jangan terlalu dalam membenamkan benihnya. Pada saat batang atau rimpang jahe mulai terlihat sedikit maka lakukan penimbunan  Kembali dengan sedikit tanah campuran abu sekam padi dan kompos tadi. Ini dilakukan terus menerus sampai polybag penuh.

Hal ini dimaksudkan agar pertumbuhan rimpang bisa terus menerus terjadi dengan posisi bertingkat keatas. Dengan demikian produksi rimpang akan maksimal dan nantinya akan mendapatkan panen yang memuaskan. Jika ini dilakukan dengan benar maka dalam satu polybag bisa menghasilkan 4-5 Kg rimpang.

Penyiangan Pada Tanaman Jahe

Dikarnakan metode kita kali ini menggunakan polybag spertinya tidak terlalu sering dalam melakukan penyiangan. Cukup jaga saja supaya tanaman jahe tidak terganggu dengan tumbuhnya gulma.

Masa Panen Tanaman Jahe

Dari sekian banyak proses yang kita jalani, yakni masa panen yang paling dinanti. Untuk bisa memanen tanaman jahe adalah saat tanaman jahe sudah berumur minimal 10 bulan. Akan lebih baik lagi kita tunggu sampai batang jahe sudah mengering karna umur tanaman sudah tua. Ini akan menghasilkan rimpang dengan kualitas yang sangat bagus. Sehingga saat kita akan melakukan penanaman kembali kita sudah mempunyai rimpang dengan kualitas umur yang baik. Selain itu juga rimpang yang tua dan berkualitas otomatis akan menaikkan harga jualnya.

Baca Juga:  13 Manfaat Buah Naga Untuk Kesehatan Tubuh

Demikian ulasan kita tentang Bagaimana Cara Menanam Jahe Yang Pasti Berhasil. Tentunya semua harus dilakukan dengan sabar dan benar ya temen-temen. Karna yang terpenting dari semua itu adalah sabar dan konsistensi kita dalam melakukan sesuatu.