Cara Menanam Paprika Dengan Baik dan Benar

Cara Menanam Paprika Dengan Baik dan Benar

Diposting pada

Cara Menanam Paprika Dengan Baik dan Benar – Para Pembaca yang kami banggakan, Info Tanam kali ini akan menjelaskan tentang cara menanam paprika dengan baik dan benar.

Cara Menanam Paprika

Paprika merupakan tumbuhan dari suku terong dengan nama latin Capsium annum L. Buahnya sendiri memiliki banyak warna yaitu kuning, hijau, merah bahkan ada yang ungu dengan rasa yang agak manis dan pedas serta dibudidayakan hampir di semua daerah tropis dan subtropis.

Dengan penyebarannya yang luas, banyak orang menyukai paprika. Paprika selalu laris manis di pasaran. Tidak hanya sebagai pelengkap masakan seperti salad, paprika juga dimanfaatkan karena banyak nutrisinya.

Dengan banyaknya manfaat dan manfaat yang didapat dari makan paprika, banyak orang memanfaatkan peluang ini sebagai peluang bisnis. Usaha yang dimaksud adalah budidaya paprika.

Pasalnya selain laku cabai di pasaran, harganya juga lumayan mahal. Namun bagi Anda yang ingin menanam paprika agar tidak perlu repot membelinya, berikut cara mudah menanam paprika.

Syarat Tumbuh

  1. Paprika merupakan salah satu jenis tanaman yang idealnya ditanam pada ketinggian diatas 800 mdpl
  2. Tanaman lada menyukai suhu dingin antara 15-25 ° C
  3. Paprika menyukai tanah dengan pH netral dan curah hujan tidak terlalu tinggi.

Pemilihan Lahan

  1. Pilih lahan dengan paparan sinar matahari penuh dan sistem drainase yang baik.
  2. Hindari memilih lahan dengan banyak naungan atau pohon rindang yang besar.
  3. PH tanah harus antara 6,2 dan 7.
  4. Jika tanah terlalu asam, tambahkan kapur pertanian atau abu kayu untuk menetralkan pH.
  5. Namun, jika tanah terlalu basa, Anda bisa menambahkan jarum pinus atau gambut untuk menetralkan pH.
Baca Juga:  Cara Menanam Pepaya Supaya Cepat Berbuah

Persiapan Lahan Tanam

Campurkan pupuk ke dalam tanah dan bersihkan area penanaman batu yang ada.
Bersihkan tanah agar gulma atau gulma akan mempengaruhi pertumbuhan dan kesuburan paprika anda.
Untuk pupuk bisa menggunakan pupuk organik seperti pupuk kandang atau kompos.
Bisa juga menggunakan pupuk kimia seperti urea, namun lebih baik menggunakan pupuk organik.

Bibit Paprika

Setelah persiapan lahan selesai, selanjutnya adalah proses pendederan paprika:

  1. Anda dapat membeli benih paprika di toko benih atau mengumpulkannya dari paprika tua. Pilih bibit yang berkualitas dengan standar tanam yang sesuai.
  2. Rendam paprika selama 2 hingga 8 jam dan buang benih yang mengambang yang tidak cocok untuk ditanam.
  3. Untuk mensterilkan benih, campurkan 2 sendok makan hidrogen peroksida dengan air hangat untuk merendam benih.
  4. Anda juga bisa merendam biji paprika dalam secangkir teh kamomil untuk sterilisasi.

Penyemaian Benih

Langkah selanjutnya setelah benih disterilkan dan direndam adalah penyemaian:

  1. Siapkan nampan penyemaian. Untuk nampan benih, anda bisa membelinya di toko pertanian atau menggunakan nampan biasa dengan membuat beberapa lubang kecil dibagian bawahnya.
  2. Isi nampan dengan kerikil atau batu kecil, sedikit sekam, pupuk dan tanah.
  3. Sebarkan benih dalam nampan dan tutupi bagian atas benih dengan tanah biasa, lalu sirami dengan semprotan. Usahakan agar tanah tetap lembab tetapi tidak basah kuyup, lalu letakkan di ruangan yang lebih terang.
  4. Saat tanaman mencapai 10 hingga 15 cm, letakkan paprika di tempat yang sedikit teduh dengan suhu yang kira-kira setara dengan suhu di tempat tumbuh.

Penanaman Paprika

Persiapkan bibit dalam keadaan siap tanam dengan ciri-ciri pucuk paprika sudah memiliki dua susunan daun penuh. Dan cara menanam paprika dengan benar:

  1. Ambil biji paprika dari nampan benih secara perlahan, jangan sampai akar dan daunnya rusak jika diambil.
  2. Tentukan jarak 25 hingga 38 cm per tanaman untuk ditanam di setiap lahan.
  3. Letakkan tumpukan jerami 1 cm di atas tanah yang ditanami benih paprika.
  4. Tambahkan mulsa setebal 5 cm ke tanah. Ini berguna untuk memudahkan perawatan tanaman paprika.
Baca Juga:  Cara Menanam Jahe Dengan Spesifik

Perawatan dan Pemeliharaan

Setelah proses penanaman paprika selesai, hal selanjutnya yang perlu Anda lakukan adalah merawat tanaman paprika. Hal ini agar paprika yang Anda tanam subur dengan kualitas dan kesuburan yang baik saat musim panen tiba. Dan inilah tahapannya.

Penyiraman

Hal terpenting yang harus diperhatikan, agar paprika Anda tidak layu dan kekurangan nutrisi adalah proses penyiraman yang benar untuk paprika:

  1. Tidak seperti tanaman lainnya, paprika harus sering disiram dan memastikan tanah pada tanaman cabai selalu lembab tapi tidak terlalu basah.
  2. Anda bisa melakukan penyiraman 2 hingga 3 kali sehari saat musim panas tiba. Dan 1 sampai 2 kali sehari saat musim hujan tiba, sesuaikan dengan penyiraman pada areal tanam.
  3. Saat menanam untuk pertama kali, gunakan campuran hidrogen peroksida atau teh kamomil sebagai pensteril tanah.

Penyiangan

Untuk menjaga kesuburan dan nutrisi, Anda perlu menyiangi cabai yang Anda tanam:

  1. Untuk menghindari cedera pada tangan, Anda bisa mengenakan sarung tangan plastik terlebih dahulu.
  2. Perhatikan tanah dan tempat Anda menanam paprika. Jika terdapat gulma atau gulma, bersihkan dengan hati-hati agar tidak merusak tanah.
  3. Lakukan penyiangan setiap 2 minggu sekali, saat melakukan penyiangan juga bisa sedikit mengendurkan tanah dari areal tanam.

Pemupukan

Setelah penyiangan, Anda juga perlu memberikan pupuk untuk memberi nutrisi pada paprika dan menghasilkan buah yang baik. Bagaimana:

  1. Pemupukan sebaiknya dilakukan seminggu sekali dan juga memperhatikan kondisi paprika Anda. Jika tanaman memiliki daun pucat dan agak kuning, tanaman Anda membutuhkan pemupukan tambahan.
  2. Pilih pupuk dengan kandungan nitrogen tinggi, seperti kompos, dan sebarkan secara merata di atas tanah.
  3. Setelah pemupukan, siram secara merata untuk membantu mempercepat proses penyerapan.

Pengendalian Hama dan Penyakit

  1. Menanam paprika dalam pot atau polibag lebih aman dari serangan hama dibandingkan dengan menanamnya di lapangan.
  2. Hama yang sering menyerang biasanya ulat bulu. Hama ulat dapat dikendalikan secara mekanis dengan menarik dan menghancurkan ulat.
  3. Jika tanaman sakit atau layu dan mati, cabut dan bakar atau buang agar tidak menyebar.
  4. Jika serangan hama dan penyakit cukup kuat, gunakan insektisida atau fungisida tergantung jenis hama dan penyakitnya.
Baca Juga:  Tata Cara Menanam Bayam Dengan Baik dan Benar

Cara Menanam Paprika Dengan Baik dan Benar

Proses Panen

  1. Paprika dapat dipanen pada umur 85-90 hari setelah tanam.
  2. Paprika bisa dipetik saat buah berwarna hijau atau saat paprika sudah matang.
  3. Biasanya panen paprika membutuhkan waktu 7-9 bulan.

Nah itulah tadi Cara Menanam Paprika Dengan Baik dan Benar dari Info Tanam. Semoga pada penjelasan tadi bisa di pahami, bisa membantu kalian untuk bisa mencari tanaman yang sesuai kebutuhan kalian. Dan jika terdapat kesalahan pada penulisan atau yang lainnya mohon dimaafkan, sekian dan terimakasih.