Cara Menanam Sawi
Cara Menanam Sawi

Cara Menanam Sawi

Diposting pada

Cara Menanam Sawi – Para Pembaca yang kami banggakan, Info Tanam kali ini akan menjelaskan tentang Cara Menanam Sawi.


Cara Menanam Sawi


Metode menanam sawi dengan benar wajib dicoba sesuai dengan urutan yang cocok. Sawi ialah tipe sayur-mayur yang terkenal serta banyak digemari oleh mayoritas warga Indonesia.

Sawi ialah sekelompok tumbuhan dari marga Brassica yang mana daun ataupun bunganya dimanfaatkan bagaikan bahan pangan.

Sawi sendiri dibedakan jadi 2 tipe yang berbeda, ialah sawi putih serta sawi hijau. Walaupun berbeda, kedua tipe sawi ini bersama mempunyai isi vit serta mineral yang baik buat badan.

Sawi ialah tipe tumbuhan yang dapat dibilang lumayan gampang buat dibudidayakan. Perihal ini disebabkan sawi dapat hidup di dataran tinggi ataupun di dataran rendah serta dapat ditanaman pada keadaan kering.

Tidak hanya tidak rumit, menanam sawi buat mengkonsumsi individu pula tidak memerlukan lahan yang luas.


Ketentuan Berkembang Tumbuhan Sawi

Tanah yang sesuai serta pula baik buat ditanami sawi merupakan tanah yang teksturnya gembur setelah itu banyak memiliki humus serta produktif dan mempunyai pembuangan air yang baik.

Buat derajat kemasaman ataupun pH tanah yang baik ialah antara 6 hingga 7. Sawi ini lebih sesuai di tanam pada dataran tinggi tetapi pula bisa di tanam di dataran rendah.

Sawi sangat bahagia berkembang pada temperatur yang tinggi terlebih pada masa penghujan sehingga perihal yang wajib di perhatikan ialah kala merambah masa kemarau kebutuhan hendak air sangat dibutuhkan sebab tumbuhan sayur sawi ini tidak bisa bertahan pada masa kering.

Baca Juga:  Tips Budidaya Tanaman Hias Bagi Pemula

Tetapi buat persyaratan ini tidak perlu sangat di khawatirkan sebab Kamu bisa melaksanakannya dengan gampang dengan memakai polybag serta bisa di letakkan di taman ataupun pekarangan rumah Kamu.

Sesungguhnya pembudidayaan tumbuhan ini tidak membutuhkan ketentuan yang di haruskan, cuma saja perlunya atensi terhadap tumbuhan pada masa kemarau saja.

Metode Memilah Bibit Sawi Unggul

Saat sebelum menuju jauh pada proses penanaman sawi maka Kamu wajib mencermati pemilihan bibit sawi terlebih dulu.

Yang jadi ketentuan utama sukses ataupun tidaknya tumbuhan sayur sawi ini berkembang berasal dari pemilihan bibit yang unggul. Identitas dari bibit sawi yang unggul serta sehat bagaikan berikut ini:

  • Bibit sawi unggul mempunyai wujud yang bundar serta ukurannya kecil.
  • Bibit sawi unggul mempunyai kulit yang bercorak coklat agak kehitaman.
  • Bibit sawi unggul mempunyai permukaan yang lebih licin serta pula mengkilap.
  • Bibit sawi yang baik di kemas memakai alumunium foil yang masih utuh.

Kenapa pemilihan bibit sawi itu penting? Perihal tersebut disebabkan supaya hasil tanam yang di hasilkan nantinya sangat bermutu serta sesuai dengan harapan.

Metode buat memastikan biji sawi yang baik pula bisa dicoba dengan metode merendam bibit saat sebelum ditanam.

Apabila bibit sawi tidak tenggelam ataupun mengapung, maka bibit tersebut sangat kurang baik serta hendaknya tidak digunakan sebab bibit yang baik ialah tenggelam dikala direndam.

Cara Menanam Sawi


Langkah Langkah Budidaya Sawi

Pemilihan Benih

Benih yang baik, senantiasa memberikan hasil yang baik. Kalimat ini pasti pula berlaku buat penanaman sayur sawi.

Benih sawi dapat Kamu miliki dengan 2 metode, ialah membeli pada toko benih ataupun Kamu pula dapat miliki dari sawi itu sendiri.

Bila Kamu melaksanakan budidaya sawi cuma buat skala kecil di pekarangan rumah Kamu, maka Kamu dapat mengambil metode awal. Dengan mengambil dari sawi itu sendiri.

Baca Juga:  Cara Menanam Bawang Merah Untuk Dirumah

Ketentuan mendapatkan benih dari sawi itu sendiri merupakan dengan mengambil benih sawi berumur tidak kurang dari 70 hari.

Karakteristik khas benih bermutu sawi merupakan semacam, corak benih lebih coklat kehitaman serta mengkilap, teksturnya licin tetapi keras, serta wujudnya membulat.

Perlu dicermati, sawi yang hendak dijadikan bagaikan sumber benih wajib dipisah dari letak sawi yang lain. Perihal ini supaya proses jadi lebih gampang. Serta benih bermutu dapat didapatkan.

Penyemaian Benih

Kamu wajib lekas jalani semai benih, sehabis benih bermutu sudah Kamu miliki. Mula-mula benih yang diseleksi wajib direndam dalam waktu 12 jam.

Benih yang tidak mengapung lalu dikeringkan. Berikutnya dimasukkan ke dalam polybag bagaikan media tanam.

Pastikan Kamu sudah mengisi polybag dengan humus serta pupuk, memakai perbandingan 1:3.

Pada masing-masing polybag yang Kamu sajikan, tanamlah hampir 5 sampai 10 benih. Siram tiap benih dengan dosis 2 kali dalam satu hari.

Proses ini dicoba sampai tunas sawi berkembang. Hendaknya, letakkan polybag yang berisi benih di tempat yang sejuk, tetapi senantiasa terserang cahaya matahari.

Pengaturan Lahan

Pengaturan lahan ini diawali dari membetulkan struktur tanah. Tanah yang hendak dipakai menanam sawi wajib dalam keadaan gembur.

Dikala mencangkul tanah bagaikan lahan, pastikan Kamu pula mensterilkan tanah dari rumput liar serta gulma.

Lubang lahan yang diperlukan buat penanaman sawi merupakan hampir 40 centimeter kedalamannya. Lahan pula wajib ditambahkan pupuk organik.

Perihal ini bertujuan supaya faktor hara tanah jadi cocok. Tidak hanya itu, lahan pula wajib ditentukan memperoleh cahaya matahari langsung.


Penanaman Tunas Sawi

Kamu dapat mulai menanam tunas sawi dalam lubang lahan tersebut. Pastikan saat sebelum ditanam, tunas telah didiamkan sepanjang kurang lebih 10 hari dahulu. Berikan jarak antar tunas sawi yang ditanam pada lahan.

Baca Juga:  Cara Membuat Bonsai Sancang Dan Perawatannya

Jarak antar tunas ini dapat memakai dimensi 30 centimeter. Metode menanam tunas, lumayan dengan menimbunnya sampai separuh batang tunas. Tambahkan pupuk kompos.

Merawat Tumbuhan Sawi

Metode budidaya sawi berikutnya merupakan tahap perawatan. Perawatan sawi memanglah terbilang agak sulit.

Alasannya, masing-masing tumbuhan sawi wajib memperoleh paparan cahaya matahari yang tidak melebihi 8 jam. Sebaliknya dosis penyiraman sawi merupakan 2 kali dalam satu hari.

Air yang digunakan buat menyiram tumbuhan sawi, sebaiknya dicampur dengan pupuk organik. Tetapi bila tidak terdapat pupuk organik, Kamu dapat manfaatkan air sisa cucian beras.

Pencampuran air dengan bahan ini, dimaksudkan supaya faktor hara tanah serta nutrisi tumbuhan sawi terpenuhi dengan baik. Perbandingan masa pula wajib Kamu perhatikan dalam perihal penyiraman sawi.

Dikala masa hujan, mengurangi dosis penyiraman. Kebalikannya, dikala masa kemarau tambahkan dosis penyiraman serta mengurangi keseriusan terserang sinar matahari.

Mengatur Hama sampai Panen

Proses pengendalian hama ini, lumayan dicoba dengan pestisida dalam waktu 2 Minggu. Pemberian pestisida ini dicoba saat sebelum masa panen. Masa panen merupakan masa dimana sawi sudah berusia 80 setiap hari.

Dikala panen, Kamu dapat pakai metode mencabut sampai pangkal ataupun sampai bagian batangnya.

Simpan dengan kondisi berdiri, dan tambahkan percikan air supaya senantiasa nampak fresh. Pastikan pula Kamu sudah cuci bersih sawi yang dipanen.

Nah itulah tadi Cara Menanam Sawi dari Info Tanam. Semoga pada penjelasan tadi bisa di pahami, bisa membantu kalian untuk bisa mencari tanaman yang sesuai kebutuhan kalian. Dan jika terdapat kesalahan pada penulisan atau yang lainnya mohon dimaafkan, sekian dan terimakasih.