Cara Menanam Lavender di Indonesia Dengan Baik dan Benar

Cara Menanam Lavender di Indonesia Dengan Baik dan Benar

Diposting pada

Cara Menanam Lavender di Indonesia Dengan Baik dan Benar – Para Pembaca yang kami banggakan, Info Tanam kali ini akan menjelaskan tentang cara menanam lavender dengan baik dan benar.

Cara Menanam Lavender

Warna bunga yang cerah dan aroma lavender membuat banyak orang menyukainya. Lavender memang jenis bunga menawan yang memiliki warna ungu dan aroma wangi yang menjadi daya tarik tanaman ini. Tak heran jika banyak orang ingin mengetahui cara menanam lavender di rumah.

Tanaman lavender dapat tumbuh dengan baik di iklim tropis sehingga cocok untuk ditanam di Indonesia. Beberapa orang yang menyukai tanaman ini pernah mencoba menanam bunga lavender di rumah mereka. Jika Anda seorang pemula, sangat disarankan untuk membeli bibit lavender untuk meminimalisir kesalahan dalam menanam bunga lavender.

Pemilihan Bibit Lavender

  1. Anda harus membeli benih ini dari toko khusus yang menjualnya. Tentunya ini bertujuan untuk mendapatkan bibit yang bagus.
  2. Tidak cukup hanya sampai di situ saja, Anda juga harus memilih bibit lavender yang tersedia.
  3. Pilih bibit yang terlihat bersih dan bebas dari serangga parasit seperti kutu, semut, dan lain sebagainya.
  4. Jangan lupa untuk mempertimbangkan tanggal kadaluwarsa benih. Perlu Anda ketahui bahwa benih juga memiliki umur yang terbatas, jadi penting untuk tetap berpegang pada tanggal kadaluwarsa. Jangan sampai Anda membeli bibit yang telah melewati tanggal kadaluwarsa atau bahkan mendekati tanggal kadaluwarsa yang telah ditentukan.
  5. Tips pemilihan benih yang berkualitas adalah benih dengan masa kadaluarsa yang masih cukup jauh. Prinsipnya, fungsi biji lavender ini melemah jika disimpan dalam waktu yang lebih lama.
Baca Juga:  3 Langkah Mudah Menanam Apel Dari Biji

Persiapan Media Tanam

  1. Pot atau polybag diberi lubang pada bagian bawah.
  2. Styrofoam dengan ketebalan diameter 5 cm sesuai pot atau polybag.
  3. Tanah gembur.
  4. Pupuk Kompos (bisa diganti dengan sekam padi).
  5. Pasir
  6. Kerikil putih.
  7. Persiapan Cetok media tanam.

Penyemaian Benih Lavender

  1. Masukkan styrofoam sebagai lapisan bawah ke dalam panci.
  2. Campur tanah, kompos atau sekam padi dan pasir dengan perbandingan 1: 1: 1.
  3. Tempatkan campuran dalam pot atau polybag.
  4. Buat lubang di tengah dengan menggunakan tongkat.
  5. Kemudian tambahkan biji lavender, tetapi hanya satu biji per pot.
  6. Tutupi dengan tanah.
  7. Kemudian padatkan tanahnya.
  8. Lakukan penyiraman dengan air secukupnya.
  9. Letakkan di tempat yang cukup terkena sinar matahari.
  10. Pantau kecambah pada biji lavender.

Pemindahan bibit Lavender

  1. Buat jarak kurang lebih 30-45 cm saat menanam bunga lavender.
  2. Sediakan area terbuka dan sinar matahari langsung sebagai calon ladang lavender.
  3. Pastikan sirkulasi udara yang baik di tanah.
  4. Sirami bibit yang tumbuh satu jam sebelum memindahkan tanaman.
  5. Setelah satu jam istirahat, sobek polibag secara perlahan atau pisahkan potnya.
  6. Pastikan masih ada media tanam di akar dan tanah tidak rusak.
  7. Pindah ke lahan permanen yang sudah Anda siapkan.
  8. Tanam dengan tanah.
  9. Pastikan tanaman berdiri tegak.
  10. Lakukan penyiraman dengan air secukupnya.

Perawatan dan Pemeliharaan

Merawat bunga lavender tidaklah begitu sulit, berikut ini adalah tahapan dalam perawatan dan pemeliharaan bunga lavender, yaitu:

Penyiraman

Sirami tanaman secara teratur agar media tanam tidak mengering dan jangan terlalu banyak menyiraminya untuk membasahi tanah, karena dapat merusak beberapa tangkai bunga dan menyebabkan gagal panen.

Seiring bertambahnya usia, tanaman tersebut tidak lagi membutuhkan terlalu banyak air untuk mengurangi aktivitas penyiramannya. Untuk menjaga tingkat kekeringan tanah yang diinginkan, tanaman lavender juga membutuhkan irigasi atau sistem drainase yang baik untuk menghindari genangan air.

Baca Juga:  Cara Menanam Paprika Dengan Baik dan Benar

Pemangkasan

Untuk mendapatkan semak yang sangat sehat dan kuat maka perlu dilakukan pemangkasan tanaman lavender. Potongan ini dibuat di tanaman lavender ringan. Kuncup bunga tahun pertama dipotong untuk mendapatkan semak besar dengan banyak bunga di musim berikutnya.

Pemupukan

Pemupukan bisa dilakukan dengan pupuk organik seperti pupuk kandang atau kompos. Pemberian pupuk minimal 2 minggu sekali. Sebenarnya penggunaan pupuk kimia juga diperbolehkan tetapi dengan dosis yang cukup dan tidak terlalu sering.

Penyiangan

Untuk menjaga dan mendukung pertumbuhan tanaman lavender, pastikan tanaman tersebut telah menyerap unsur hara di dalam tanah dengan baik.

Jangan biarkan berbagai tanaman parasit seperti gulma mengambil nutrisi untuk tanaman lavender. Untuk mencegahnya, Anda harus menyingkirkan semua gulma yang tumbuh di sekitar tanaman Anda.

Caranya adalah dengan mencabut berbagai tanaman liar yang tumbuh di sekitar tanaman dengan bunga lavender. Lakukan penyiangan secara rutin untuk mendukung keberhasilan pertanian.

Cara Menanam Lavender di Indonesia Dengan Baik dan Benar

Proses Panen Bunga Lavender

  1. Pegang segenggam batang lavender yang berbunga.
  2. Potong pangkal batang mendekati daun.
  3. Keluarkan lavender dari batang keras dengan memotongnya.
  4. Kemudian Ikat menjadi satu.
  5. Gunakan dan manfaatkan bunga lavender yang sudah Anda panen.

Nah itulah tadi Cara Menanam Lavender di Indonesia Dengan Baik dan Benar dari Info Tanam. Semoga pada penjelasan tadi bisa di pahami, bisa membantu kalian untuk bisa mencari tanaman yang sesuai kebutuhan kalian. Dan jika terdapat kesalahan pada penulisan atau yang lainnya mohon dimaafkan, sekian dan terimakasih.