Cara Menanam Padi Dengan Baik

Cara Menanam Padi Dengan Baik

Diposting pada

Cara Menanam Padi Dengan Baik – Para Pembaca yang kami banggakan, Info Tanam kali ini akan menjelaskan tentang cara menanaam padi dengan baik.

Cara Menanam Padi

Padi merupakan makanan pokok masyarakat Asia, khususnya Indonesia. Beras adalah asal muasal beras yang menghasilkan padi yang biasa kita makan setiap hari. Indonesia yang bercita-cita pada tahun 2045 bisa menjadi lumbung padi di seluruh dunia. Untuk mencapai tujuan yang maksimal tentunya dibutuhkan tenaga yang maksimal. Jadi, inilah peran orang tua dan generasi muda agar bisa bersinergi dengan keahlian masing-masing di bidangnya dan memanfaatkan sumber daya alam yang ada.

Pengolahan Lahan Tanam

Langkah awal dalam proses menanam padi yang baik adalah menghilangkan gulma / tumbuhan liar dengan parang. Rerumputan yang dikumpulkan bisa dimanfaatkan untuk ternak. Jika ada yang kering, bisa dibakar.

Buat saluran irigasi dan tiriskan tanah dengan air. Hal ini bertujuan untuk memudahkan proses pembajakan agar tanah tetap gembur dan lunak. Pada langkah pelonggaran ini Anda bisa menggunakan traktor atau bajak dan jika tanahnya tidak cukup luas Anda bisa menggunakan cangkul.

Jika tanah gembur, siram tanah dengan air sampai tingginya 5 sampai 10 cm. Tata cara pengaturan ketinggian air adalah dengan membuka dan menutup akses keluar masuk air melalui saluran irigasi. Kemudian diamkan air selama kurang lebih 2 minggu agar tanah menjadi keruh dan racun dalam tanah dinetralkan oleh air.

Persiapan Benih

Teknik penanaman padi yang baik selanjutnya adalah menyiapkan benih yang baik agar menghasilkan kualitas yang baik. Cara menentukan benih padi berkualitas tinggi:

  1. Rendam benih padi di sekitar 100 butir selama 2 jam di dalam air.
  2. 2. Rendam bijinya lalu letakkan di atas kain lembab. Tunggu dan hitung biji-bijian yang berkecambah. Jika lebih dari 90 biji berkecambah. Artinya bibitnya berkualitas tinggi dan sangat cocok untuk ditanam.
Baca Juga:  Tata Cara Menanam Kubis Dengan Baik dan Benar

Penyemaian Benih

Ada beberapa langkah yang bisa Anda lakukan dalam tahap penyemaian ini. Langkah-langkahnya adalah:

  1. Rendam benih padi pada siang dan malam hari. Angkat dan tiriskan selama dua hari agar berkecambah.
  2. Kemudian siapkan media persemaian padi. Luasnya 500 m2 per 1 hektar sawah. Usahakan untuk selalu membuat tanah berair atau berlumpur.
  3. Selanjutnya berikan pupuk untuk persemaian dengan dosis 10 g urea ditambah 10 g TSP (untuk setiap meter persegi areal persemaian).
  4. Lakukan proses penanaman pada benih padi yang telah berkecambah sebelumnya pada lahan persemaian yang telah disiapkan. Cara yang baik untuk menanam benih padi adalah dengan cara mendistribusikannya secara merata.

Proses Penanaman

Langkah-langkah menanam padi adalah dengan memindahkan benih dari persemaian ke media tanam sawah. Berikut langkah-langkah yang harus Anda lakukan:

  1. Bibit yang akan ditanam harus masih muda. Ciri-cirinya benih memiliki 2 sampai 3 daun baru. Artinya, di usia tidak lebih dari dua minggu.
  2. Di tanam bisa dalam satu lubang untuk dua tanaman. Tetapi lebih baik satu lubang hanya untuk satu biji.
  3. Saat menanam benih padi. Cara terbaik adalah memeriksa kondisi tanah agar tidak tergenang air. Kedalaman benih harus antara 1 dan 15 cm. Selanjutnya adalah buatlah bentuk akar seperti huruf (L) agar akarnya bisa tumbuh dengan sempurna.
  4. Cara menanam padi yang baik harus rapi dan sejajar. Lebih baik menanam padi jika prosesnya dilakukan dalam dua tahap dalam setahun. Yang pertama adalah Oktober dan yang kedua pada pertengahan April.

Perawatan Tanaman Padi

Berikut merupakan cara pearawatan penanaman padi diantaranya sebagai berikut.

Penyiangan

Penyiangan merupakan pemberantasan gangguan terhadap gulma. Langkah ini adalah langkah sangat penting karena pertumbuhan padi akan terganggu jika proses penyiangan tidak dilakukan secara rutin.

Baca Juga:  Menanam Menggunakan Sistem Aeroponik

Langkah penyemaian bisa dilakukan bila umur tanam sudah mencapai umur 3 minggu. Penyiangan selanjutnya bisa dilakukan secara rutin setiap 3 minggu sekali. Metode penyiangan dengan membersihkan gulma dan gulma kemudian membuangnya dari sawah.

Proses Pemupukan

Keberhasilan budidaya padi sangat erat kaitannya dengan cara pemupukan yang benar pada tanaman padi. Pemupukan padi yang benar adalah sebagai berikut.

  1. Pembuahan pertama. Dilakukan saat tanaman berumur 7-15 hari sejak tanam. Jenis pupuk yang dapat digunakan adalah pupuk Urea dan TSP dengan dosis 100: 50 kg per hektar.
  2. Pemupukan tahap kedua bisa dilakukan saat tanaman berumur 25-30 hari. Urea 50 kg / ha dan Phonska 100 kg / ha dapat digunakan sebagai pupuk.
  3. Untuk tahap pemupukan terakhir saat tanaman berumur 40-45 hari. Anda dapat terus menggunakan urea dan menambahkan Za dalam jumlah 50:50 kg / ha.

Pengendalian Hama dan Penyakit

Jenis hama yang biasa menyerang tanaman padi adalah belalang, tikus, orong-orong, kutu busuk, dan wereng. Pengendalian hama yang sangat dianjurkan adalah cara alami dengan membiarkan predator tetap hidup untuk menghadapi serangan hama.

Misalnya tikus. Pemberantasan ular padi pada tanaman padi adalah salah. Pasalnya, habitat ular dapat menekan perkembangan hama tikus dengan cara memakannya. Artinya serangan hama ini dapat dikendalikan dan tidak diganggu.

Dengan cara ini pengendalian hama dapat dilakukan secara aman untuk kelangsungan hidup ekosistem persawahan. Jumlah pestisida yang tepat dapat disemprotkan pada hama.

Cara Menanam Padi Dengan Baik

Proses Pemanenan

Saat padi mulai menguning dan bebek, saat itulah padi siap dipanen. Jangan sampai telat kalau ada tanda-tandanya, karena kalau telat padinya akan menjadi rapuh dan hancur sia-sia.

Nah itulah tadi Cara Menanam Padi Dengan Baik dari Info Tanam. Semoga pada penjelasan tadi bisa di pahami, bisa membantu kalian untuk bisa mencari tanaman yang sesuai kebutuhan kalian. Dan jika terdapat kesalahan pada penulisan atau yang lainnya mohon dimaafkan, sekian dan terimakasih.