Cara Menanam Tomat Agar Berbuah Lebat

Cara Menanam Tomat Agar Berbuah Lebat

Diposting pada

Cara Menanam Tomat Agar Berbuah Lebat – Para Pembaca yang kami banggakan, Info Tanam kali ini akan menjelaskan tentang cara menanam menanam tomat agar dapat berbuah dengan lebat.

Berikut Cara Menanam Tomat

Tomat termasuk dalam tumbuhan dengan siklus hidup yang sangat pendek, yang juga bisa mencapai tinggi 1-3 m (satu sampai tiga meter). Tomat dengan bentuk bulat yang khas dan warna buah yang hijau, kuning dan merah.

Hijau berarti tomat masih mentah, sedangkan kuning berarti tomat sudah matang dan warna merah tomat sudah benar-benar matang dan bisa langsung dikonsumsi.

Tidak hanya mudah tumbuh di dataran rendah, budidaya tomat juga mudah beradaptasi di semua media. Begitu banyak petani tomat yang memanfaatkan sawah, ladang, untuk menanam tomat, tidak membutuhkan lahan yang luas untuk menanam tomat.

Memilih Bibit Tomat

Untuk memilih jenis tomat yang akan ditanam, terlebih dahulu Anda harus menyesuaikan dengan karakteristik lokasinya. Jika taman Anda berada di dataran tinggi, pilihlah varietas yang cocok untuk dataran tinggi dan sebaliknya.

Bibit tomat dengan mudah tersedia di banyak toko pertanian. Jika Anda kesulitan mendapatkannya atau harganya terlalu tinggi, kami bisa melakukannya sendiri. Pilihlah tomat yang terbaik dari segi ukuran (besar) dan bentuknya yang bagus (tidak cacat).

Langkah-langkahnya sebagai berikut, pilih tomat yang akan dijadikan bibit. Kemudian biarkan tomat menua di pohon. Setelah cukup besar, ambil bijinya dan bersihkan lendir yang menutupinya dengan air. Kemudian rendam dalam air, lalu pilih biji yang tenggelam. Kemudian pilih kembali bibit tomat, pilih yang bentuknya sempurna (tidak cacat atau berkerut). Kemudian jemur di bawah sinar matahari dan simpan dalam wadah yang kering dan steril.

Baca Juga:  Cara Menanam Bonsai Sawo Dan Perawatannya

Penyemaian Bibit Tomat

Sebelum menanam, benih tomat harus disemai sampai memiliki cukup daun dan batang. penyemaian sebaiknya dilakukan pada media terpisah dengan penanaman masal.

Untuk menanam tomat, Anda harus memilih media nutrisi dengan polybag. Hal ini dimaksudkan untuk mengurangi risiko stres tanaman selama transplantasi. Biaya polybag ini relatif lebih mahal. Jika Anda memilih bedengan, berhati-hatilah saat menarik dan memindahkan bibit. penyemaian membutuhkan waktu sekitar 35-40 hari sampai tanaman siap dipindahkan.

Tips bedengan persemaian: buat garis pada media persemaian dengan jarak 5 cm dan kedalaman 1 cm. Kemudian taburkan benih secara berjajar agar bibit tidak tumpang tindih, jarak antar benih sebaiknya 2-3 cm. Kemudian tutup saluran dengan tanah dan sirami secukupnya. Cara penularan dapat dilakukan dengan dua cara. Pertama, dengan cara mencabut, sebelum menyiram benih dengan air untuk melunakkan media agar akar tidak putus saat dicabut. Kedua, metode putar yaitu mengangkat tanaman dengan tanah di sekitarnya.

Tips menyemai polybag/pot setelah persemaian menggali lubang sedalam 1 cm. Kemudian masukkan bibit tomat untuk setiap polybag dan tutup dengan media tanam. Untuk memindahkan, merobek atau mengeluarkan polybag. Kemudian tempatkan tanaman tersebut pada lubang tanam beserta tanahnya pada polybag/pot.

Pengolahan Lahan

Tomat tumbuh baik dengan tanah asam dengan pH 5,5-7. Jika tanah terlalu asam (<5,5), tambahkan dolomit atau kapur pertanian. Manfaat pengapuran selain untuk meningkatkan pH tanah juga dalam memperbaiki struktur tanah. Dosis harus disesuaikan dengan nilai pH tanah tertentu.

Bajak atau cangkul tanah sampai gembur, dan bentuk bedengan setinggi 30 cm, lebar 1 m, dengan panjang mengikuti kontur tanah. Atur jarak antar bedengan menjadi 30-40 cm. Kemudian tinggalkan tempat tidur selama sekitar satu minggu.

Baca Juga:  Cara Menanam Ciplukan Dengan Baik dan Benar

Kemudian berikan pupuk dasar berupa pupuk organik seperti pupuk kandang atau kompos hingga 20 ton per hektar.

Penanaman Bibit Tomat

Pertama buat lubang tanam pada mulsa dengan diameter 5-7 cm. Dalam satu bedengan terdapat dua baris lubang tanam, jarak antar gang 70-80 cm dan jarak antar lubang dalam jalur 40-50 cm, kedalaman lubang tanam sekitar 5-7 cm.

Setelah itu, masukkan bibit siap tanam. Untuk bibit yang ditanam di polybag atau pot, pertama-tama keluarkan wadahnya kemudian tanam semua media tanam tanpa mencabut akar tanaman. Kemudian tutup dan seimbangkan dengan tanah di sekitarnya. Untuk bibit yang ditanam di bedengan persemaian, masukkan tanaman kemudian timbun tanah dari lubang galian sebelumnya. Halus dan siram dengan air untuk mempertahankan kelembapan.

Perawatan dan Pemeliharaan

  • Lakukan penyiraman secara rutin terlebih lagi pada musim kemarau agar tanaman tidak mati karena kering.
  • Lakukan penyulaman setelah seminggu dari penanaman agar tanaman dapat tumbuh dengan merata.
  • Lakukan penyiangan terhadap rumput liar dan juga gulam, sebeb tanaman liar dan gulma dapat mengambil unsur nutrisi pada tanah.

Cara Menanam Tomat Agar Berbuah Lebat

Pemanenan Tomat

Tomat yang dibudidayakan baru bisa dipanen 60-100 hari setelah tanam, tergantung varietasnya. Tanaman tomat dilaporkan siap panen ketika kulit buah berubah dari hijau menjadi kekuningan, ujung daun menguning, dan tangkai mengering.

proses panen perlu dilakukan pada pagi dan sore hari, karena pada saat siang hari tanaman ini masih melakukan proses fotosintesis.

Nah itulah tadi Cara Menanam Tomat Agar Berbuah Lebat dari Info Tanam. Semoga pada penjelasan tadi bisa di pahami, bisa membantu kalian untuk bisa mencari tanaman yang sesuai kebutuhan kalian. Dan jika terdapat kesalahan pada penulisan atau yang lainnya mohon dimaafkan, sekian dan terimakasih.